Pertemuan Rutin Yayasan Al Qohhar, Haji Robert Pesankan Dzikir dan Syukur

Rabu 07-10-2026,10:19 WIB
Pertemuan Rutin Yayasan Al Qohhar, Haji Robert Pesankan Dzikir dan Syukur

Pertemuan rutin bulanan sekaligus penyerahan santunan-ist-

Anaya berharap perhatian tersebut dapat terus berlanjut sehingga anak-anak binaan memiliki kesempatan yang semakin besar untuk menggapai cita-cita.

"Saya merasa beruntung menjadi anak asuh Yayasan Al Qohhar, saya berharap Yayasan Al Qohhar selalu ada untuk kami, dan Ayah Robert selalu dalam lindungan Allah dan selalu diberikan kesehatan," tambahnya.

Kisah serupa dirasakan Zahra, 16 tahun, siswi SMA Negeri 10 Kota Depok yang telah menjadi anak binaan sejak SMP. Selama menjadi anak binaan, Zahra menerima santunan setiap bulan.

Bantuan tersebut digunakan untuk membantu kebutuhan sehari-hari keluarga. Ia juga memperoleh fasilitas berupa motor dan handphone setelah melalui proses pengajuan. Bagi Zahra, bantuan tersebut membuat kebutuhan sekolah dan kehidupan sehari-hari menjadi lebih ringan.

Sementara itu, Mitsuhana Kazuko Minakoshi, siswi SMA Alhasra, telah menjadi anak binaan sejak 2022. Sebagai anak yatim, ia mengaku santunan yang diterima setiap bulan sangat membantu kebutuhan sehari-hari bersama ibunya. Selain santunan, Mitsuhana mendapatkan bantuan kebutuhan sekolah dan motor untuk menunjang aktivitas pendidikan. Ia juga tengah mengajukan bantuan laptop.

BACA JUGA:6,2 Juta Hektare Hutan Kembali Dikuasai Negara, Mayoritas dari Sawit

Pertemuan bulanan yang digelar Yayasan Al Qohhar menjadi salah satu kegiatan yang dinantikan. Dalam pertemuan itu, anak-anak berkumpul, mengikuti tausiah Haji Robert, kemudian menerima santunan.

Bagi Mitsuhana, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat secara materi. Selain membantu kebutuhan sehari-hari, pertemuan rutin dan tausiah membuatnya mendapatkan dorongan secara spiritual dan lebih percaya diri dalam menjalani pendidikan.

Ia pun memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, termasuk berharap dapat melanjutkan kuliah di IPB dengan dukungan Yayasan Al Qohhar.

Menyiapkan anak untuk mandiri

Kartono mengatakan, pembinaan anak-anak juga diarahkan agar mereka memiliki kesempatan untuk berkembang sesuai potensi masing-masing. Yayasan bekerja sama dengan Universitas Binawan serta lembaga pelatihan kerja (LPK) di Lampung untuk membuka peluang pendidikan dan pengembangan keterampilan bagi anak-anak binaan.

Prestasi akademik maupun nonakademik anak juga dipantau. Anak yang menunjukkan peningkatan prestasi dapat memperoleh dukungan lebih lanjut sesuai kebutuhan. Program pembinaan juga mencakup kegiatan les bahasa Inggris, jujutsu, renang, serta fasilitas belajar lainnya.

BACA JUGA:PETARUNG! Elkan Baggott Ungkap Mentalitas Timnas Indonesia di Final ASEAN Cup 2026: Tak Berhenti Berjuang

Bantuan pun diberikan berdasarkan kebutuhan masing-masing anak. Selain santunan bulanan, anak-anak binaan juga bisa mengajukan kebutuhan tertentu seperti laptop, handphone, maupun kendaraan sesuai kondisi.

Bagi Kartono, pola pendampingan tersebut merupakan upaya agar anak-anak tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki bekal untuk melanjutkan kehidupan secara mandiri.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: