Pertemuan Rutin Yayasan Al Qohhar, Haji Robert Pesankan Dzikir dan Syukur

Rabu 07-10-2026,10:19 WIB
Pertemuan Rutin Yayasan Al Qohhar, Haji Robert Pesankan Dzikir dan Syukur

Pertemuan rutin bulanan sekaligus penyerahan santunan-ist-

Selama 23 tahun perjalanan, yayasan berkembang dari kegiatan sosial sederhana menjadi lembaga yang memberikan pendampingan lebih luas kepada anak-anak yatim dan yatim piatu.

Ketua Yayasan Al Qohhar, Kartono Warigogung, mengatakan perhatian kepada anak-anak binaan memang tidak sebatas pemberian uang santunan.

"Dari awal amanatnya memang untuk mengurus anak yatim dan yatim piatu. Jadi bukan hanya soal memberikan santunan. Anak-anak ini punya banyak kebutuhan. Pendidikan, kesehatan, makanan, tempat tinggal, semuanya harus diperhatikan," ujar Kartono.

Hingga kini, Yayasan Al Qohhar tercatat mendampingi sekitar 865 anak yatim dan 387 anak yatim piatu. Pendampingan dilakukan dengan berbagai bentuk, mulai dari bantuan pendidikan, beasiswa, renovasi rumah, kebutuhan sekolah, hingga pendampingan ketika anak menghadapi persoalan di sekolah.

BACA JUGA:92 Siswa Ikuti MPLS SKB di STIS Cibinong, Kemensos Buka Akses Pendidikan bagi Anak Putus Sekolah

Untuk kesehatan, yayasan juga menyediakan kunjungan rutin tim psikolog dan tenaga medis, klinik dokter umum dan dokter gigi, serta akses rumah sakit spesialis bagi anak-anak yang membutuhkan penanganan khusus. Beberapa anak binaan bahkan menghadapi kondisi kesehatan serius, seperti jantung bocor, spina bifida, retinal detachment, hingga leukemia.

Merasakan kehadiran sosok ayah

Bagi anak-anak binaan, perhatian tersebut memiliki arti personal. Mereka tidak hanya melihat Yayasan Al Qohhar sebagai tempat menerima bantuan, tetapi juga sebagai bagian dari perjalanan hidup mereka.

Bagi sebagian anak, bantuan mungkin hanya berarti sejumlah uang yang diterima setiap bulan. Namun bagi anak-anak binaan Yayasan Al Qohhar, perhatian yang mereka terima memiliki arti yang jauh lebih luas.

Ada biaya sekolah, kebutuhan sehari-hari, fasilitas belajar, layanan kesehatan, hingga seseorang yang hadir ketika mereka membutuhkan dukungan. Hal ini seperti yang dikatakan oleh Anaya, Zahra, dan Mitsuhana.

Anaya Syakira Abimanyu (12 tahun), siswi SMP Dharma Karya UT, Pamulang, telah menjadi anak binaan Yayasan Al Qohhar sejak 2024. Sebagai anak yatim piatu, ia mengaku merasakan langsung perhatian yang diberikan yayasan.

"Saya sangat bersyukur menjadi anak asuh di bawah Yayasan Al Qohhar, Ayah Robert sangat baik dan benar-benar menjadi sosok ayah bagi kami," ujar Anaya.

Menurut Anaya, dukungan yang diberikan tidak hanya berupa santunan. Ia juga mendapatkan fasilitas pendukung pendidikan seperti laptop, handphone, dan les bahasa Inggris.

BACA JUGA:Krisis Kemanusiaan, BAZNAS Distribusikan Paket Makanan Siap Saji bagi 3.500 Pengungsi Palestina

"Ayah Robert banyak mengajarkan kami hal-hal positif, ia selalu memberikan support untuk kami dalam segala hal, untuk kehidupan sehari-hari, kebutuhan pendukung seperti HP, laptop, sepeda listrik, kasur, bahkan memberikan saya fasilitas les bahasa Inggris di EF," katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: