Darah Muda, Darah Viral
Darah Muda, Darah Viral-Illustrasi-
Teman minum kopi dengan laptop di depannya, kita pun memotret kopi dengan laptop di depannya.
BACA JUGA:RDPU atau Deposito, Lebih Baik Parkir Dana Dimana?
Akhirnya bukan lagi bertanya:
“Apa yang saya butuhkan?”
Tetapi:
“Apa yang sedang dilakukan orang lain?”
Inilah jebakan perbandingan.
Media sosial memperlihatkan hasil akhir kehidupan orang lain, sementara kita menjalani proses kehidupan sendiri.
Kita melihat orang sukses pada usia 25 tahun, lalu merasa gagal pada usia 27.
BACA JUGA:Panggung yang Terlalu Lama: Penudaisme Maximus Jilid Kedua
Kita melihat orang menikah, lalu merasa kesepian.
Kita melihat orang bepergian ke banyak negara, lalu merasa hidup kita terlalu biasa.
Padahal setiap manusia mempunyai jalan hidup yang berbeda.
Dalam perspektif sufistik, hidup bukan perlombaan antarmanusia.
Hidup adalah perjalanan pulang kepada Tuhan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: