Darah Muda, Darah Viral

Darah Muda, Darah Viral

Darah Muda, Darah Viral-Illustrasi-

Generasi sebelumnya mungkin menganggap generasi kita terlalu keras kepala.

Dan sekarang kita menganggap Gen Z terlalu digital.

Mungkin persoalannya bukan karena anak muda berubah menjadi lebih buruk.

BACA JUGA:Melihat Forward P/E & Potensi Re-Rating

Mungkin dunia tempat mereka tumbuh memang berubah terlalu cepat.

Mereka lahir ketika informasi sudah berlimpah.

Mereka tumbuh dalam budaya visual.

Mereka mengenal dunia melalui layar.

Mereka melihat keberhasilan orang lain setiap hari.

Mereka menghadapi kompetisi yang semakin luas.

Mereka juga harus menentukan identitas di tengah banjir pendapat.

BACA JUGA:Pesantren Adalah Inkubator Pemimpin Masa Depan Indonesia

Karena itu, daripada hanya mengatakan “anak muda sekarang begini-begitu”, mungkin lebih baik kita bertanya:

Sudahkah orang dewasa memberikan mereka cukup ruang untuk belajar menjadi dewasa?

Sebab orang muda tidak membutuhkan orang tua yang selalu merasa paling benar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: