Snack Gratis Saweran Warga Thread Berdatangan ke Tugu Tani: Dukung Aksi Mahasiswa

Selasa 20-10-2026,16:55 WIB
Snack Gratis Saweran Warga Thread Berdatangan ke Tugu Tani: Dukung Aksi Mahasiswa

Perwakilan warga Thread, Nada (46), mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap mahasiswa yang turun ke jalan untuk menyuarakan berbagai tuntutan.--Cahyono

Dana itu kemudian dibelanjakan untuk menyediakan berbagai kebutuhan logistik, termasuk minuman dan roti bagi massa yang mengikuti aksi.

Nada menyebut sumbangan kemungkinan datang dari berbagai daerah, meskipun dirinya tidak secara khusus mendata asal para penyumbang.

Sementara itu, kelompok warga yang mengoordinasikan bantuan berasal dari Jakarta.

Ibu rumah tangga itu menilai, sumbangan tersebut menjadi salah satu cara bagi masyarakat yang ingin berkontribusi terhadap aksi, namun tidak bisa hadir langsung karena harus bekerja.

“Jadi mungkin banyak orang yang mau ikut aksi tapi terkendala, harus kerja, atau harus jaga rumah. Jadi yang pingin berkontribusi ya dengan menyumbang,” tuturnya.

BACA JUGA:Polda Metro Jaya Siapkan Rute Alternatif Antisipasi Demo 20 Oktober di Istana Negara, Cek di Sini

Lebih lanjut, Nada mengungkapkan bahwa bantuan tersebut juga dilatarbelakangi kegelisahan masyarakat terhadap berbagai persoalan yang dinilai belum mendapat perhatian memadai dari pemerintah.

Ia menyoroti kondisi masyarakat di sejumlah wilayah, termasuk Kalimantan, Sumatera, dan Papua, yang menurutnya tengah menghadapi berbagai kesulitan.

Nada berharap pemerintah tidak sekadar meminta masyarakat beradaptasi dengan keadaan, tetapi juga mengambil langkah nyata untuk melindungi keselamatan warga.

“Harapannya didengar dong. Saudara-saudara kita di Kalimantan, di Sumatera, di Papua, itu lagi kesulitan, masa cuma disuruh adaptasi,” katanya.

Ia juga menyayangkan apabila aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui aksi demonstrasi terus berulang tanpa mendapatkan respons yang diharapkan.

BACA JUGA:Polda Metro Jaya Siapkan Rute Alternatif Antisipasi Demo 20 Oktober di Istana Negara, Cek di Sini

Menurut Nada, hal tersebut terlihat dari penggunaan poster-poster lama dalam aksi kali ini.

Poster yang sebelumnya pernah digunakan kembali dibawa karena isu yang disuarakan dinilai masih relevan.

“Saking udah gemesnya. Kalian boleh lihat poster-poster itu poster lama, jadi dipakai berulang-ulang. Saking enggak didengerinnya (sama pemerintah). Jadi poster lama masih berlaku, isunya masih sesuai, masih relevan,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait