OJK Tegaskan Pembenahan Pasar Modal Bukan karena Tekanan MSCI

Rabu 21-10-2026,22:56 WIB
Reporter: M. Ichsan |
OJK Tegaskan Pembenahan Pasar Modal Bukan karena Tekanan MSCI

Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menegaskan reformasi pasar modal Indonesia akan terus berlanjut untuk meningkatkan kredibilitas, transparansi, dan likuiditas -Disway/Anisha Aprilia -

JAKARTA, DISWAY.ID-- Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menegaskan reformasi pasar modal Indonesia akan terus berlanjut untuk meningkatkan kredibilitas, transparansi, dan likuiditas.

Kiki, sapaannya, menyebut upaya pembenahan tersebut bukan semata-mata karena penilaian penyedia indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI).

BACA JUGA:Video Eks Karhutla 5 Juta Tayangan Di-takedown, Meutya Hafid Bantah Kemkomdigi Batasi Konten

“Intinya gini, kita kan melakukan perbaikan, bukan karena satu global index provider tertentu, tapi memang niat kita dari Januari sesuai arahan Bapak Presiden, kita melakukan perbaikan-perbaikan yang masih kurang,” kata Friderica di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026.

Kiki menjelaskan, pembenahan pasar modal dilakukan untuk memperkuat integritas, transparansi, dan likuiditas.

Dengan begitu, pasar modal Indonesia diharapkan semakin kredibel dan menjadi sarana investasi jangka panjang bagi masyarakat.

BACA JUGA:Rundown Upacara Hari Santri 2026 di Kemenag, Cek Jadwal Lengkapnya!

“Pokoknya reformasi pasar modal jalan terus. Kita melihat bagaimana semua upaya dukungan Bapak Presiden juga supaya pasar modal Indonesia itu semakin kredibel,” ujarnya.

Dia mengakui masih ada aspek yang perlu diperbaiki, terutama terkait penegakan aturan atau enforcement. Meski demikian, Friderica menilai sejumlah indikator pasar modal Indonesia cukup baik jika dibandingkan dengan negara lain.

OJK, lanjut dia, akan terus memperkuat penegakan aturan terhadap pelanggaran di pasar modal.

Ia mencontohkan pengumuman denda terbesar sepanjang sejarah pasar modal yang disampaikan pada Jumat sebelumnya.

BACA JUGA:Buntut Puluhan Siswa Keracunan MBG di Cisarua Bogor, Susu UHT Rusak Diduga Jadi Pemicu

“Nanti ke depan kita akan terus lakukan enforcement,” katanya.

Terkait komunikasi dengan MSCI, Friderica membenarkan bahwa Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) telah melakukan komunikasi dengan penyedia indeks global tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: