Kemenag Luncurkan 15 Program Toleransi, dari Dialog Lintas Agama hingga Masjid Ramah Pemudik
Dirjen Bimas Islam Kemenag Abu Rokhmad daam konferensi pers gerakan The Wonder of Harmony 2026: Merawat Toleransi, Menguatkan Negeri, Senin, 26 Oktober 2026.-Dok/Disway.id-
Melalui program Capacity Building RECONNECT, Kemenag akan meningkatkan kemampuan penyuluh agama dalam mendampingi proses reintegrasi individu yang terkait dengan ekstremisme-kekerasan.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 3–5 November 2026 di Depok dan Bogor tersebut melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Densus 88 Polri, serta Kementerian Sosial.
Kolaborasi lintas lembaga ini diarahkan untuk memperkuat peran keluarga dan komunitas dalam mendukung proses reintegrasi sosial.
Selain kerukunan sosial, Kemenag memasukkan penguatan ekonomi masyarakat dalam rangkaian The Wonder of Harmony 2026.
Melalui Halal Expo 2026 bertema “Halal Lifestyle for a Better World”, Kemenag akan mendorong literasi gaya hidup halal, sertifikasi halal, pengembangan industri halal, dan pemberdayaan UMKM.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 18–20 November 2026 di Balai Purnomo, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, Depok.
Program BAZNAS Collaborative Leadership juga disiapkan untuk memperkuat tata kelola zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) bersama pemerintah daerah dan BAZNAS dalam mendukung penanggulangan kemiskinan.
Aksi Lintas Iman, Rumah Ibadah hingga Dakwah Inklusif
Kemenag turut menghadirkan kegiatan Ngaji Budaya dan Tradisi Islam di Nusantara serta Cultural Talks bertajuk “Merawat Tradisi, Menghidupkan Seni Kitab Suci”.
Forum tersebut akan mempertemukan pengalaman dari penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik (Pesparani), dan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi).
“Kita perlu saling menyapa, berbagi pengalaman, dan belajar dari kegiatan keagamaan yang dimiliki masing-masing umat. Tujuannya sama, yaitu menanamkan nilai-nilai kitab suci dan kebaikan dalam kehidupan masyarakat,” papar Abu.
Kegiatan Bakti Lintas Iman: Saling Merawat, Saling Menghormati juga disiapkan melalui kunjungan ke rumah ibadah untuk merawat lingkungan dan meningkatkan aksesibilitas bagi lansia serta penyandang disabilitas, tanpa melibatkan ritual keagamaan.
Sementara program RISE! atau Ruang Inklusif dan Setara akan memperkuat dakwah dan konseling keluarga yang inklusif bersama Asosiasi Tuli Muslim Indonesia (ATMI).
Untuk memperluas partisipasi publik, Kemenag menjadwalkan Harmony Fun Walk di Yogyakarta pada 15 November, Surabaya pada 29 November, dan Jakarta pada 6 Desember 2026.
Kegiatan tersebut memadukan jalan sehat, senam massal, musik, aksi peduli lingkungan, serta layanan Bimas Islam.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: