Dari Bangka hingga Banyuwangi, Program Energi Mengajar Negeri Jangkau 1.300 Siswa dan Guru

Selasa 03-11-2026,02:01 WIB
Dari Bangka hingga Banyuwangi, Program Energi Mengajar Negeri Jangkau 1.300 Siswa dan Guru

Program Energi Mengajar Negeri 2026 yang dijalankan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, menjangkau lebih dari 1.300 siswa dan tenaga pendidik di 10 titik wilayah Indonesia.--PGN

JAKARTA, DISWAY.ID – Program Energi Mengajar Negeri 2026 yang dijalankan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, menjangkau lebih dari 1.300 siswa dan tenaga pendidik di 10 titik wilayah Indonesia.

Program melalui tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) tersebut melibatkan 61 relawan dari berbagai fungsi perusahaan dalam rangka memperingati HUT ke-61 PGN.

Kegiatan dimulai di Kabupaten Bangka pada 16 September 2026 dan berakhir di Banyuwangi pada 26 Oktober 2026. Pelaksanaannya tersebar di Pangkalpinang, Cirebon, Karawang, Pasuruan, Pagar Dewa di Lampung, Kendal, Cilegon, dan Banyuwangi.

Khusus di Karawang, kegiatan dilaksanakan di dua sekolah sehingga total terdapat 10 titik pelaksanaan.

BACA JUGA:Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional November 2026, Ada Hari Pahlawan hingga Hari Guru

Melalui program ini, para relawan berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan siswa sekolah dasar, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Kegiatan dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif sekaligus mendorong anak-anak agar lebih percaya diri, berani bermimpi, dan mengembangkan potensi diri.

Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengatakan, keterlibatan para relawan menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memberikan kontribusi yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Melalui Energi Mengajar Negeri, kami ingin menghadirkan kontribusi yang lebih dekat dengan masyarakat. Kehadiran para relawan bukan hanya untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga memberikan pengalaman dan motivasi baru bagi anak-anak agar terus belajar, berani bermimpi, dan mengembangkan potensi diri,” ujar Fajriyah.

BACA JUGA:Kabar Manis! 172.484 Guru Honorer Bakal Diangkat Jadi ASN, Usia 35 Tahun ke Atas Bisa Ikut PPPK

Selain menghadirkan kegiatan belajar bersama relawan, PGN juga memberikan dukungan terhadap kebutuhan pendidikan di sekolah.

Bantuan disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah agar dapat menunjang kegiatan belajar mengajar.

Dukungan tersebut antara lain berupa fasilitas dan alat bantu pembelajaran, perlengkapan kegiatan ekstrakurikuler dan olahraga, serta perlengkapan sekolah bagi siswa.

BACA JUGA:Honor Guru Pesantren Masih di Bawah Rp500 Ribu, Ditjen Pesantren Diharapkan Jadi Solusi

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait