Mustika Ratu Hadir di WITF 2026, Bawa Wellness Heritage Indonesia ke Panggung Internasional

Rabu 04-11-2026,08:28 WIB
Mustika Ratu Hadir di WITF 2026, Bawa Wellness Heritage Indonesia ke Panggung Internasional

--

JAKARTA, DISWAY.ID – Kekayaan tradisi perawatan tubuh Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi daya tarik wisata dunia.

Melihat potensi tersebut, PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) memperkuat kontribusinya dalam pengembangan wellness tourism melalui Taman Sari Royal Heritage Spa (TSRH Spa), yang memadukan warisan perawatan tradisional Jawa dengan kebutuhan relaksasi dan kebugaran modern.

Partisipasi Mustika Ratu dalam Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) yang berlangsung di JIExpo, Jakarta pada tanggal 15–17 Oktober 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan pengalaman wellness berbasis budaya Nusantara kepada pelaku industri pariwisata, delegasi internasional, serta calon mitra bisnis.

WITF merupakan platform bisnis pariwisata yang mempertemukan destinasi, pelaku usaha, pembeli global, investor, dan pemimpin industri.

Direktur PT Mustika Ratu Tbk, Kusuma Ida Anjani, mengatakan bahwa wellness tidak sekadar berkaitan dengan perawatan tubuh, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman budaya yang dapat memperkuat daya tarik pariwisata Indonesia di mata dunia.

“Indonesia memiliki kekayaan tradisi perawatan tubuh dan kecantikan yang diwariskan lintas generasi. Melalui Taman Sari Royal Heritage Spa, kami ingin menghadirkan warisan tersebut dalam pengalaman wellness yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern, tanpa kehilangan akar budaya Nusantara. Kami melihat peluang besar untuk memperkenalkan identitas wellness Indonesia kepada pasar internasional sekaligus membuka ruang kolaborasi yang berkelanjutan,” ujar Kusuma Ida Anjani.

BACA JUGA:Dorong Jamu Indonesia Mendunia, Mustika Ratu Dukung Jamu International Conference & Expo (JICE) 2026

Menghadirkan Tradisi Jawa dalam Pengalaman Wellness Modern

Lebih dari lima dekade di industri kecantikan dan wellness, Mustika Ratu terus mengembangkan bisnis dengan menjadikan warisan budaya Indonesia sebagai fondasi sekaligus sumber inovasi.

Perusahaan secara konsisten menjalankan transformasi berkelanjutan dan digitalisasi untuk menjawab perubahan perilaku konsumen, perkembangan teknologi, serta dinamika industri.

Potensi ini sejalan dengan perkembangan industri wellness tourism global. Global Wellness Institute (GWI) mencatat bahwa pengeluaran wisata wellness dunia mencapai US$894 miliar pada 2024.

GWI mendefinisikan wellness tourism sebagai perjalanan yang berkaitan dengan upaya mempertahankan atau meningkatkan kesejahteraan diri.

Tren tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk mengembangkan pengalaman wisata yang mengintegrasikan kekayaan budaya, bahan alami, tradisi perawatan, dan layanan kebugaran.

Dalam konteks ini, wellness dapat menjadi bagian dari daya tarik destinasi sekaligus membuka peluang ekonomi bagi industri pendukungnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: