Bertemu S&P Global, IDSurvey Siapkan Langkah Baru Perkuat Standar Keberlanjutan

Minggu 08-11-2026,06:01 WIB
Bertemu S&P Global, IDSurvey Siapkan Langkah Baru Perkuat Standar Keberlanjutan

IDSurvey Dalami Indikator ESG S&P Global, Ini Strategi yang Disiapkan---Dok. Istimewa

JAKARTA, DISWAY.ID - Penguatan standar keberlanjutan perusahaan menjadi perhatian PT Inspeksi Sertifikasi dan Survey Indonesia (Persero) atau IDSurvey.

Upaya tersebut dilakukan melalui diskusi bersama delegasi S&P Global yang berlangsung di Waskita IDSurvey Tower, Jakarta, Kamis (5/11).

Pertemuan tersebut membahas perkembangan indikator Environmental, Social, and Governance (ESG) yang digunakan S&P Global serta penerapannya dalam pengelolaan perusahaan.

Diskusi ini sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi IDSurvey untuk menentukan prioritas keberlanjutan dan memperkuat pengembangan bisnis konsultasi ESG di lingkungan IDSurvey Group.

Delegasi S&P Global dipimpin Sustainability Account Director, Pak Wing Chung, bersama sejumlah anggota tim. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak bertukar pandangan mengenai perkembangan penilaian ESG dan kaitannya dengan tata kelola perusahaan, pengelolaan risiko, serta strategi bisnis jangka panjang.

Chief Financial Officer (CFO) IDSurvey, Sinung Triwulandari, mengatakan penerapan prinsip ESG memiliki posisi penting bagi perusahaan yang bergerak di industri pengujian, inspeksi, dan sertifikasi atau Testing, Inspection, and Certification (TIC).

Menurutnya, industri TIC sangat bergantung pada integritas dan kepercayaan. Karena itu, penguatan aspek keberlanjutan tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan indikator penilaian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas tata kelola dan ketahanan bisnis.

“Kepercayaan merupakan fondasi bisnis jasa survei. Bagi IDSurvey, penguatan ESG menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas tata kelola, membangun ketahanan bisnis, dan memastikan pertumbuhan yang bertanggung jawab. Komitmen ini juga menjadi landasan untuk memperkuat layanan konsultasi ESG yang relevan dengan kebutuhan industri, sehingga kami dapat memberikan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan sekaligus mendukung daya saing industri nasional,” ujar Sinung.

Indikator ESG Jadi Acuan Pengembangan Bisnis

Pembahasan dengan S&P Global turut memberikan gambaran mengenai perkembangan indikator ESG dan kesesuaiannya dengan praktik keberlanjutan yang dijalankan perusahaan.

Bagi IDSurvey, pertukaran perspektif tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi aspek yang masih perlu ditingkatkan. Perusahaan juga dapat menyelaraskan agenda keberlanjutan dengan karakteristik bisnis serta kebutuhan para pemangku kepentingan.

Pemahaman terhadap indikator ESG juga dipandang memiliki manfaat bagi pengembangan layanan konsultasi IDSurvey Group.

Melalui penguatan kapabilitas tersebut, IDSurvey ingin membantu pelaku usaha memahami kebutuhan ESG, menentukan prioritas pembenahan, hingga memasukkan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi dan proses bisnis secara lebih terukur.

Sinung menilai, pemahaman yang lebih mendalam terhadap perkembangan indikator ESG dapat menjadi bekal bagi IDSurvey dalam memperkuat layanan konsultasi kepada berbagai sektor industri.

“Dialog bersama S&P Global memperkaya pemahaman kami terhadap perkembangan indikator ESG. Perspektif ini menjadi masukan untuk menajamkan prioritas perbaikan internal sekaligus memperkuat arah pengembangan bisnis konsultasi ESG. Kami ingin kompetensi IDSurvey Group semakin mampu membantu pelaku usaha menerjemahkan prinsip keberlanjutan menjadi langkah perbaikan yang konkret, terukur, dan bernilai bagi bisnis,” tambah Sinung.

Sinergi BKI, SUCOFINDO, dan Surveyor Indonesia

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: