Dismorning-Dahlan Iskan: Viralnya Amsal Sitepu

Kasus Amsal Sitepu menjadi sorotan publik setelah dinyatakan bebas, namun menyisakan polemik besar di tengah masyarakat. Isu ini bukan sekadar perkara hukum, tetapi menyentuh hal yang lebih mendasar: bagaimana negara memandang nilai sebuah ide dalam industri kreatif. Dalam DisMorning kali ini, Dahlan Iskan mengulas kasus tersebut dari sudut pandang yang lebih luas. Ia mempertanyakan logika yang menganggap ide, editing, hingga proses kreatif tidak memiliki nilai atau bahkan dianggap nol. Padahal dalam praktik industri modern, ide justru menjadi aset utama yang menentukan kualitas dan nilai sebuah karya. Pembahasan berkembang pada bagaimana sebuah ide dinilai tidak semua ide memiliki bobot yang sama. Ada proses, parameter, hingga pertimbangan rasional dalam menentukan nilai sebuah gagasan. Dari sini, Dahlan Iskan menjelaskan pentingnya sistem berpikir yang logis dan objektif dalam menilai kreativitas, terutama di dunia profesional. Isu ini juga dikaitkan dengan fenomena “no viral, no justice” yang kembali mencuat. Ketika sebuah kasus menjadi viral, perhatian publik meningkat dan arah penanganannya bisa berubah. Namun di sisi lain, banyak kasus serupa yang tidak mendapat perhatian dan berpotensi terabaikan. Tidak hanya itu, diskusi juga menyinggung perbedaan antara ide yang baik dan eksekusi yang buruk-atau sebaliknya. Sebuah gagasan bisa bernilai tinggi, tetapi gagal dalam pelaksanaan. Begitu juga ide sederhana bisa menghasilkan karya luar biasa jika dieksekusi dengan tepat. Saksikan DisMorning, obrolan santai namun penuh insight bersama Dahlan Iskan. Live setiap hari di YouTube Energi Disway pukul 05.00 WIB. Jangan sampai ketinggalan.