Ayatullah Khamenei Titip Pesan ke Paus Fransiskus, Ini Tentang Palestina

Jumat 03-06-2022,01:33 WIB
Reporter : Syaiful Amri
Editor : Syaiful Amri

VATIKAN, DISWAY.ID - Pemimpin Hauzah Ilmiah Qom, Iran, Ayatullah Alireza A'rafi bertemu dengan Pemimpin Umat Katolik Dunia, Paus Fransiskus di Vatikan. 

Ayatullah Alireza A'rafi menyampaikan pesan lisan Pemimpin Besar Revolusi Islam, Ayatullah Khamenei kepada Paus.

“Setelah mengetahui kunjungan saya ke sini, Pemimpin Besar Revolusi Islam menyampaikan salam hormat kepada Anda dan memuji latar belakang Anda, terutama hubungan yang baik dengan Amerika Latin,” tutur Ayatullah Alireza A'rafi, Jumat 3 Juni 2022.

BACA JUGA:Hari Ini Negara Turki Berganti Nama, Kemesraan Erdogan dengan Israel Terus Dikritik 

Ayatullah Alireza A'rafi juga memuji berbagai kiprah Paus Fransiskus di Vatikan dalam menjaga hubungan baik antara Islam dan Kristen, serta membela kaum tertindas. 

“Kami mengharapkan Anda untuk terus bekerja membela kaum tertindas di dunia, terutama Palestina dan Yaman, dan mengambil posisi yang jelas dan transparan,” tuturnya.

Ayatullah Alireza A'rafi, menambahkan, Pemimpin Besar Revolusi Islam mengharapkan adanya tindakan yang diambil Vatikan untuk membela rakyat Palestina dan solusi yang didasarkan pada suara rakyat, dan penyelenggaraan referendum yang diikuti semua orang asli Palestina, dari semua pemeluk agama.

Sementara itu, Paus Fransiskus dalam pertemuan ini mengatakan dialog dalam pertemuan dengan Ayatullah Alireza A'rafi sebuah kerinduan yang lama dinanti.

BACA JUGA:Terdesak, Austria Akhirnya Berani Bayar Gas Rusia dengan Rubel   

“Salam hangat kepada Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran dan otoritas agama dan tokoh masyarakat Iran. Kami setuju dengan apa yang dikatakan pemimpin Revolusi Islam,” tutur Paus Fransiskus. 

Dalam pertemuan ini, Ayatullah A'rafi juga mengumumkan kesiapan Hauzah Ilmiah (Seminari) untuk berinteraksi dengan lembaga ilmiah-keagamaan internasional, termasuk Gereja Katolik. 

Goncangan dunia dari melemahnya institusi keluarga, peran serta perempuan, kemiskinan dan kelaparan, perang, pendudukan dan penindasan yang terorganisir secara internasional, terus berkecamuk di dunia Internasional. 

Degradasi, dan pertumbuhan ekstremisme adalah salah satu tantangan dan krisis terbesar zaman baru, yang tidak dapat diatasi tanpa peran efektif agama-agama ilahi.

BACA JUGA:Ratusan Tentara Bayaran Tewas di Ukraina

Pesan lisan Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam kepada Paus, pemimpin Katolik dunia, memiliki makna mengingat sikap Paus sebelumnya dalam berbagai isu global. 

Kategori :