Ganjarist Sebut Andi Arief Sedang 'On' Saat Tuding Presiden Jokowi Atur 2 Capres

Selasa 27-09-2022,15:52 WIB
Reporter : Syaiful Amri
Editor : Syaiful Amri

JAKARTA, DISWAY.ID - Relawan Ganjarist menilai kicauan Ketua Badan Pemilu (Bapilu) Partai Demokrat Andi Arief irasional dalam kaca mata berdemokrasi bahkan mengarah fitnah.

Bahkan komentar Andi Arief cenderung menebar fitnah dengan mengatasnamakan Ketua Majelis Tinggi Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

”Irasional. Konteks demokrasi hari ini, tak ada satupun pihak yang bisa memaksa sebuah partai memilih satu kandidat bakal capres di Pilpres 2024, tidak ada,” terang Ketua Satuan Relawan Ganjarist Lampung Achmad Huzairin, kepada Disway.id Selasa 27 September 2022.

BACA JUGA:Andi Arief dan Jemmy Setiawan Diminta Datang Jadi Saksi Abdul Gafur Mas'ud

”Sebaliknya kami menilai komentar Andi Arief memperburuk citra Partai Demokrat yang ngotot menyodorkan AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) sebagai bakal capres 2024, padahal hasil surveinya jongkok. Kejam...bukan,” tandas Huzairin.

Huzairin juga menyebut sosok Presiden Jokowi memiliki karakter satia dan demokratis. Tidak banyak bicara lebih memilih bekerja.

”Kesabaran seseorang itu ada batasnya bung. Sangat gampang bagi seorang Presiden menggerakan pengaruhnya untuk membalas kata-kata Andi Arief. Tapi itulah Jokowi, sabarnya berlapis-lapis,” papar Huzairin.

Ditambahkan Huzairin, kesepakatan partai-partai untuk mengusung dua, tiga atau lebih capres tidak mungkin diintervensi Presiden Jokowi, karena masing-masing partai punya mekanisme untuk mengusung capres sendiri-sendiri.

BACA JUGA:KPK Ingatkan Andi Arief, Kader Demokrat Jemmy Setiawan Ikut Diperiksa sebagai Saksi Abdul Gafur Mas'ud

”Dalam konteks ini, mungkin Andi Arief juga lupa adanya pembatasan jumlah capres atau PT 20% yang justru diproduksi di rezim SBY. Kemakan apa yang ditanam,” timpalnya.

Publik tahu tujuannya agar capres dibatasi sehingga calon dari Demokrat berpeluang besar untuk menang. ”Bro Andi ayo adillah sejak dalam pikiran, tapi gimana bisa adil ya kalau halusinasinya kenceng 'on' terus,” ujarnya.

Lalu soal Andi Arief mengatakan kalau PDIP mengajukan Puan Maharani, akan gampang dikalahkan, kalau Puan mau menang, ditangkap-tangkapi saja capres lainnya, menurut Huzairin ini juga irasional.

”Di sini terlihat Andi Arief sedang kencang halusinasinya, dia lupa PDIP itu partai besar yang telah banyak pengalaman sebagai fighter dalam perpolitikan nasional,” timpalnya.

BACA JUGA:KPK Butuh Pengakuan Andi Arief, Herzaky Mahendra: Demokrat Khawatir Pemanggilan itu Bermuatan Politis

Kategori :