Parade Militer Hari Tentara Iran, Ebrahim Raisi: 'Jatuhkan Amerika dan Kecam Negara yang Normalisasi Hubungan dengan Israel!

Kamis 18-04-2024,15:43 WIB
Reporter : M. Ichsan
Editor : M. Ichsan

JAKARTA, DISWAY.ID-- Dalam rangka memperingati Hari Tentara Republik Islam Iran, dalam parade militernya Iran masih menantang Israel dan negara Barat yang mendukungnya.

Pada parede militer itu, Iran memuji keberhasilan serangannya terhadap Israel karena negara tersebut masih terlibat konflik sengit dengan Hamas di Gaza dengan drone dan rudal pada pekan lalu.

BACA JUGA:Antisipasi Dampak Konflik Israel-Iran Terhadap BBM di Indonesia, Ini yang Dilakukan Pertamina

BACA JUGA:Erick Thohir Khawatir Konflik Israel VS Iran Kerek Harga Minyak Dunia 100 Dollar AS Per Barel

Serangan Iran tersebut tentunya membuat ketakutan terhadap Perang Dunia III terus tumbuh, dan salah satu pemandangan mengerikan yang terjadi pada acara unjuk kekuatan militer tahunan Iran adalah tanda "jatuhkan AS ".

Diketahui, ketegangan antara Iran dan negara-negara Barat telah meningkat selama beberapa tahun terakhir, namun serangan Israel terhadap Kedutaan Besar Iran di Damaskus memicu kemarahan dan reaksi dari Iran.

BACA JUGA:Rupiah Meleyot di Atas Rp16.000 Dampak Israel VS Iran, Begini Kata Erick Thohir

BACA JUGA:Rupiah Melemah Kena Getah Konflik Israel VS Iran, Ini Langkah Agus Gumiwang

Serangan tersebut meratakan gedung konsuler lima lantai di kedutaan Iran dan menewaskan tujuh Pengawal Revolusi, dua di antaranya adalah jenderal, lapor Mirror.


Presiden Iran Ebrahim Raisi -X/@stairwayto3dom-

Pidato Presiden Iran Ebrahim Raisi

Dalam pidatonya, Presiden Iran Ebrahim Raisi mengecam negara-negara yang "berusaha menormalisasi hubungan" dengan Israel, khususnya selama krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung di Gaza .

“Negara-negara ini kini dipermalukan di depan rakyatnya sendiri yang merupakan kegagalan strategis bagi rezim” Israel , tambahnya.

BACA JUGA:Hari Raya Lebaran, Gerai Erafone Kebanjiran Pembeli Ponsel Baru

BACA JUGA:Hari Raya Lebaran, Gerai Erafone Kebanjiran Pembeli Ponsel Baru

Kategori :