Rencana Trump Ditolak Yordania dan Mesir hingga Hamas: Tidak Ada Pemindahan Warga Palestina

Senin 27-01-2025,14:34 WIB
Reporter : Reza Permana
Editor : Reza Permana

JAKARTA, DISWAY.ID – Rencana Trump ditolak Yordania dan Mesir hingga Hamas yang mengatakan akan memindahkan warga Palestina ke negara tetangga.

Dengan tegas pihak Yordania dan Mesir tolak rencana Trump untuk merelokasi warga Palestina dari Gaza.

Penolakan tersebut disampaikan oleh Yordania dan Mesir pada hari Minggu 26 Januari 2025.

Donald Trump selaku Presiden Amerika menyampaikan bahwa untuk menata jalur Gaza, warga Palestina harus dikeluarkan ke negara-negara tetangganya seperti Yordania dan Mesir.

BACA JUGA:Pengakuan Mantan Mandor Pagar Laut Tangerang: Dapat Tugas Pasang 20 Hektare dari Oknum Aparat Desa

BACA JUGA:Keterlibatan Kades Dalam Pemasangan Pagar Laut Tengerang Dibongkar Tokoh Pemuda Banten: Masyarakat Sudah Tahu Semua

Pihak Mesin mengatakan jika pihaknya menentang segala upaya untuk mengusir warga Palestina dari tanah mereka, baik sementara maupun dalam jangka panjang.

Hal senada juga disampaikan oleh pihak Yordania yang mengatakan jika pihaknya tetap tegas dan tidak goyah dalam penolakannya terhadap segala bentuk pemindahan warga Palestina. 

Sedangkan Hamas yang merupakan kelompok perlawanan Palestina pada hari yang sama juga menyampaikan penolakan mereka.

"Rakyat kami telah berdiri teguh dalam menghadapi tindakan genosida paling mengerikan dalam sejarah modern yang dilakukan oleh tentara pendudukan Israel,” paparnya.

BACA JUGA:Mantan Kabareskrim Ungkap Sertifikat Kawasan Pagar Laut Jelas Palsu: Kades Kohod Makin Terpojok

BACA JUGA:Kades Kohod Asrin Mulai Panik, Netizen: Bagi-bagi Rp15 Juta ke Warga

“Kami dengan tegas menolak rencana apa pun untuk relokasi atau deportasi mereka dari tanah mereka," kata Hamas.

Hamas meminta pemerintah Amerika untuk membatalkan usulan Trumo yang dianggap sejalan dengan rencana Israel dan bertentangan dengan hak dan keinginan bebas rakyat Palestina.

Selain itu Hamas menuntut pemerintah Amerika untuk bekerja agar rakyat Palestina dapat mencapai kebebasan mereka dan mendirikan negara merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya.

Kategori :