Viral Video Peziarah Katolik Terjebak di Yordania, Begini Penjelasan KBRI Amman

Viral Video Peziarah Katolik Terjebak di Yordania, Begini Penjelasan KBRI Amman

KBRI Amman memastikan kabar peserta tur ziarah asal WNI di Gereja Katolik di Yordania terjebak konflik Timur Tengah adalah hoaks-Istimewa-

AMMAN, DISWAY.ID - Sebuah video yang berisi rombongan peziarah rohani sedang terjebak di Jordania viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Dwie Ratna (44), salah satu peserta tur Ziarah Katolik Holyland & Lourdes, Renata Tours mengaku tak mendapatkan respon dari KBRI Amman saat meminta pertolongan.

BACA JUGA:Konflik Timur Tengah, Alumni Komnas HAM Desak RI Keluar dari BoP

BACA JUGA:Bantu Penyintas Banjir, Safrizal ZA Beri Bantuan Peralatan Dapur ke 600 KK di Bireuen

Terkait hal ini, KBRI Amman membantah jika pihaknya tak merespon bantuan tersebut. Bahkan, pihak yang mengupload juga telah menyampaikan permohonan maaf.

"KBRI Amman menyatakan informasi tersebut tidak benar. Yang mengupload juga menyampaikan permohonan maaf karena hanya mencoba dengan berbagai cara secara pararel," kata KBRI Amman dalam keterangannya, Kamis, 5 Maret 2026.

Pihak KBRI Amman telah meminta klarifikasi rombongan tersebut pada 2 Maret 2026. Kepada pihak KBRI, rombongan tersebut menjelaskan jika mereka sedang dalam perjalanan pulang dari Petra ke Amman dan akan terbang dengan Etihad (rute Amman - Jakarta) tanggal 4 Maret 2026.

"Sehubungan dengan situasi banyaknya penerbangan di-cancel, mereka sampaikan concern-nya kepada KBRI terkait kepulangan mereka," imbuhnya.

BACA JUGA:Lolos dari Hukuman Mati, Fandi Ramadhan Divonis 5 Tahun Penjara dalam Kasus Sabu 2 Ton

BACA JUGA:Kuasa Hukum Fandi Ramadhan Yakin Kliennya Lolos dari Hukuman Mati Perkara Sabu 2 Ton!

Lebih lanjut, KBRI Amman menjelaskan, pihaknya langsung merespons dan sampaikan opsi penerbangan alternatif yang bisa diambil oleh rombongan tersebut sebagaimana KBRI sampaikan ke rombongan wisatawan rohani lain (yang berbeda), yang juga menghubungi KBRI sebelumnya.

"Pada Selasa, 3 Maret 2026, rombongan tersebut kembali menghubungi KBRI dan sampaikan bahwa penerbangan mereka dengan Emirates telah di cancel dan mereka mengaku kesulitan mendapatkan opsi penerbangan alternatif yang disarankan. Mereka meminta Pemerintah Indonesia mengevakuasi mereka. Mereka juga meminta informasi tentang pesawat charter yang available di Yordania," ungkap Kemlu RI.

"⁠KBRI telah sampaikan bahwa saat ini belum ada rencana evakuasi WNI wisatawan yang stranded di Amman. KBRI juga menanyakan kondisi kesehatan rombongan dan akan membantu fasilitasi obat-obatan sekiranya dibutuhkan," sambungnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads