Ekonom Sebut Proyek Food Estate Memperparah Kemiskinan, Singgung Keterlibatan Pengusaha

Minggu 02-02-2025,12:00 WIB
Reporter : Bianca Khairunnisa
Editor : Reza Permana

BACA JUGA:Antisipasi Banjir Besar, Modifikasi Cuaca di Jakarta Sampai Pekan Depan

“Untuk mendukung proyek ini, perusahaannya memesan 2.000 unit ekskavator dari SANY Group, produsen alat berat asal Tiongkok, dengan nilai mencapai Rp 4 triliun,” jelas Achmad.

Selain itu, alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian skala besar berisiko meningkatkan emisi karbon secara signifikan, yang berkontribusi pada perubahan iklim global.

Model pengelolaan ini tidak hanya mengabaikan hak-hak masyarakat lokal, tetapi juga memperparah kerusakan lingkungan dan ketimpangan ekonomi dan sosial di wilayah tersebut.

Kategori :