Rayakan Ramadan Pasca Bencana, Dompet Dhuafa Gotong Royong Bersihkan dan Perbaiki Fasum di Aceh

Rayakan Ramadan Pasca Bencana, Dompet Dhuafa Gotong Royong Bersihkan dan Perbaiki Fasum di Aceh

Di tengah kekhusyukan Bulan Ramadan, Dompet Dhuafa bersama masyarakat turun langsung membantu memperbaiki fasilitas umum yang terdampak banjir di Aceh-Istimewa-

BIREUEN, DISWAY.ID – “Kapan kami bisa sekolah lagi, Bu?” Pertanyaan ini adalah pertanyaan yang sangat sulit dijawab oleh Nora Rusaifa, Guru PAUD Tazkiyatun Nufus, di Gampong Kubu, Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu siang (25/02/2026).

Bukankah pertanyaan itu hanya cukup dijawab dengan sebuah tanggal? Sayangnya lumpur yang masih tertinggal membuat pertanyaan tersebut sulit dijawab. Lumpur-lumpur itu masih memenuhi lantai PAUD Tazkiyatun Nufus.

BACA JUGA:96 Jamban Sehat Antarkan LKC Dompet Dhuafa Raih Penghargaan Program Sehati

BACA JUGA:Polda Metro Gagalkan Peredaran 35 Cartridge Etomidate, Dibungkus Plastik Ferrari

Dinding-dindingnya juga masih tertimpa oleh sisaan lumpur akibat banjir dan longsor yang terjadi dua bulan silam.

Tiga bangunan berdiri berderet di sana, ada ruang kelas, ruang bermain, dan satu Pos Persalinan Desa (Polindes). Ketiganya dipenuhi oleh lumpur. Di ruang bermain, ruang yang seharusnya dipenuhi oleh tumpukan bola seperti sebuah bak mandi bola, namun bola-bola itu justru tertahan oleh lumpur yang hampir mengering.

Sejak banjir dan longsor menimpa Gampong Kubu, pembelajaran di PAUD Tazkiyatun Nufus dan Polindes terhenti, mereka tidak tahu kapan pastinya aktivitas bisa kembali dilakukan di sana.

“Aktivitas sekolah ya karena kayak gini jadi berhenti. Kalau kemarin lumpur yang di sini sebatas itu (dinding) mungkin ada sebatas itu ya,” ungkap Nora.

BACA JUGA:Cegah Aksi Kucing-kucingan, Satpol PP Taman Sari Dirikan Pos Jaga di Kawasan Pecinan Glodok

“Kebetulan ada bawa kunci, ya sudah masuk terus ke sini. Wireless-nya itu kami taruh di atas apa, lemari kami selamatkan. Kalau yang kayak kipas angin, buku-buku, itu nggak sempat (dievakuasi), karena takutnya airnya keburu tinggi,” lanjut Nora.

Seperti angin segar, Allah menjanjikan dalam Al-Qur’an bahwa setiap kesulitan selalu disertai kemudahan. Janji itu terasa nyata ketika pertolongan Allah datang tepat waktu, sering kali melalui jalan-jalan kebaikan yang tak terduga.

Alhamdulillah, pertolongan tersebut hadir melalui kolaborasi Dompet Dhuafa bersama para mitra kebaikan, di antaranya Baitul Mal Masjid Izzatul Islam, Taman Serua RW 08, DKM Masjid Al Hidayah, Yayasan Nur Ilaahi Taman Serua, dan Masjid An Nur.

Sinergi ini menjadi perantara hadirnya rasa lega di tengah situasi sulit yang dihadapi para penyintas.

BACA JUGA:Gen Z Malang Diajak Berkreasi Lewat Event Beauty Go Go Glow

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads