MAKIN UNTUNG! Bulan Literasi Kripto 2025: 22 Juta Investor di Indonesia Main Crypto

Jumat 07-03-2025,05:35 WIB
Reporter : Marieska Harya Virdhani
Editor : Marieska Harya Virdhani

Laporan Chainalysis The 2024 Global Adoption Index menunjukkan bahwa Indonesia menempati peringkat ketiga dalam adopsi aset kripto secara global, hanya kalah dari Nigeria dan India yang masing-masing menempati posisi kedua dan pertama.

Data ini sejalan dengan laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang mencatat jumlah investor kripto di Indonesia telah melampaui 22 juta orang hingga akhir 2024. Pertumbuhan signifikan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap aset digital sebagai instrumen investasi alternatif.

BACA JUGA:Koin Pi Network Jadi Perdebatan Panas di Pasar Crypto, Terobosan atau Tipu-Tipu Dunia Digital?

Inovasi dan Regulasi untuk Investasi Kripto yang Aman

Dimas juga menekankan bahwa selain mengedukasi masyarakat, PINTU terus berinovasi dalam pengembangan produk dan fitur guna menyediakan sarana investasi kripto yang lebih mudah dan aman bagi semua kalangan, baik investor pemula maupun trader profesional.

“Kami terus berupaya memberikan pengalaman investasi yang lebih baik dengan menghadirkan fitur-fitur inovatif dan edukatif. Selain itu, kami selalu mengingatkan masyarakat untuk berinvestasi melalui platform yang telah terdaftar dan diawasi secara resmi di Indonesia agar keamanan dana mereka tetap terjamin,” tutupnya.

Dengan semakin meningkatnya jumlah investor serta edukasi yang terus digalakkan, ekosistem aset kripto di Indonesia semakin berkembang. Hal ini membuka peluang investasi yang lebih luas, sekaligus memastikan bahwa masyarakat dapat berinvestasi dengan bijak dan bertanggung jawab.

Kategori :