Masa Depan Hybrid di Tengah Gempuran BEV
Pabrikan otomotif menunjukkan kesiapan beradaptasi. Transisi dari hybrid ke BEV tidak akan terjadi secara instan. Dibutuhkan strategi tertentu untuk bisa eksis di pasar.
Agen Pemegang Merek (APM) Otomotif Chery, PT Chery Sales Indonesia, menyatakan kesiapannya untuk mengikuti rencana pemerintah dalam meningkatkan TKDN.
“Langkah pemerintah ini strategis, tepat, dan terarah untuk menstimulasi percepatan program Net Zero Emission,” kata Head of Brand Department PT Chery Sales Indonesia, Rifkie Setiawan saat dikonfirmasi Disway.
Indonesia telah bekerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor (HIM) untuk perakitan lokal dengan kapasitas produksi 10.000 unit per tahun sejak 2022. Rencananya akan ada perluasan ekspansi ekspor.
Rifkie mengakui pembahasan terkait insentif atau keringanan pajak kendaraan listrik di Semester II 2025 belum ada.
Ia menyarankan insentif lebih difokuskan pada tarif pajak untuk mobil transisi seperti Hybrid. Terutama sesuai kontribusinya menekan emisi.
Apa Kabar Mobil Pabrik Jepang?
Kehadiran pabrik baterai dan dorongan BEV memunculkan pertanyaan apakah pabrikan Jepang akan meninggalkan hybrid.
Namun, analis otomotif dari Universitas Indonesia (UI) Prof. Gunawan Wibisono meyakini transisi ini tidak akan drastis.
"Pabrik baterai ini jelas menunjukkan keseriusan dalam elektrifikasi BEV. Namun strategi multi-pathway yang dianut banyak APM Jepang masih sangat relevan," ujar Gunawan kepada Disway.
HEV menawarkan transisi yang lebih mulus bagi konsumen Indonesia tanpa kekhawatiran range anxiety atau ketersediaan SPKLU.
Bahkan, produksi lokal baterai justru dapat membuat harga mobil hibrida yang menggunakan komponen baterai menjadi lebih kompetitif.
Di sisi lain PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menegaskan komitmennya dalam mengembangkan ekosistem baterai mobil listrik di Indonesia.
Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Bob Azam menyatakan Toyota mendukung program pemerintah untuk energi bersih dengan menyediakan berbagai pilihan model elektrifikasi yang hemat bahan bakar, termasuk kombinasi teknologi baterai dengan bahan bakar bio.