JAKARTA, DISWAY.ID-- Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, dan Anggota Komisi VI Fraksi PDIP, Rieke Diah Pitaloka, menerima langsung massa aksi 17+8 di Gerbang Pancasila, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis 4 Agustus 2025.
Massa aksi yang terdiri dari para influencer ini menyampaikan sejumlah tuntutan rakyat, termasuk isu tunjangan pejabat dan harga kebutuhan pokok.
BACA JUGA:Menag Nasaruddin Umar Sebut Tunjangan Guru Non PNS Naik Rp2 Juta
BACA JUGA:Prabowo Dengar Aspirasi 17+8 Tuntutan Rakyat, Wiranto: Tak Semua Bisa Dipenuhi Sekaligus
Andre Rosiade menyampaikan bahwa kehadiran dirinya bersama Rieke merupakan mandat dari Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, untuk menerima aspirasi dari massa.
Ia menegaskan bahwa DPR terbuka terhadap segala bentuk masukan dari masyarakat.
"Kita ditugaskan pimpinan DPR, Pak Dasco tadi, untuk menerima teman-teman mendengarkan aspirasi. Ini menegaskan bahwa DPR sangat terbuka bagi aspirasi seluruh masyarakat," ujar Andre di hadapan massa.
Terkait isu tunjangan yang sebelumnya memicu gelombang protes, Andre menyatakan bahwa DPR telah sepakat untuk menindaklanjuti aspirasi rakyat, termasuk menghapus tunjangan tertentu yang dianggap tidak relevan.
BACA JUGA:RAPBD DKI 2026 Capai Rp95,35 Triliun, Naik 3,80 Persen!
BACA JUGA:Duduk Perkara Nadiem Makarim Ditahan Setelah Terseret Kasus Chromebook Rp1,98 Triliun
"Kita tegaskan lagi, sudah sepakat untuk menghilangkan tunjangan yang sesuai tuntutan. Kita membuka diri atas masukan aspirasi. Ketiga, juga disepakati tunjangan kerja luar negeri, insyaallah kita akan transformasi ke depan menjadi lebih baik sesuai tuntutan masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Rieke Diah Pitaloka menyampaikan rasa duka yang mendalam atas jatuhnya korban dalam unjuk rasa sebelumnya, yang ia sebut sebagai “September gelap”.
“Tentu saja secara pribadi saya menyampaikan duka cita mendalam,” ucap Rieke.
Rieke juga menambahkan beberapa poin penting yang akan ia perjuangkan di parlemen, antara lain menurunkan harga kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula.
BACA JUGA:PTPN IV Regional 6 Ambil Langkah Bijak, Kedepankan Dialog dan Stabilitas di Cot Girek