Jika nantinya resmi mengundirkan diri, setidaknya ada tujuh nama yang bisa menggantikannya sebagai ketum PSSI.
Di antaranya ialah Zainudin Amali, mantan Menpora yang kini menjabat sebagai wakil ketua umum PSSI ini punya pengalaman panjang dalam birokrasi olahraga.
Ia dikenal punya kedekatan dengan banyak stakeholder dan sudah memahami selukbeluk federasi.
Zainudin Amali bisa menjadi figur kompromi yang diterima berbagai kalangan.
Selain itu, ada sosok Ratu Tisha Destria. Nama Ratu Tisha bukan orang asing di dunia sepak bola Indonesia.
Dia pernah menjabat Sekjen PSSI dan kini aktif di berbagai forum sepak bola internasional termasuk di AFC.
Berusia relatif muda, Tisa dipandang sebagai figur teknokrat yang punya kemampuan manajerial dan jaringan global.
Menariknya, nama Dito Ariotedjo juga masuk dalam kandidat.
Eks Menpora RI ini termasuk tokoh muda yang dekat dengan dunia olahraga sehingga akan memudahkannya untuk bekerja di PSSI.
Dito punya jejaring politik yang luas dan kedekatan dengan Erick Thohir sehingga akan lebih mudah untuk berkoordinasi.
Kehadiran Dito Aritedjo bisa membawa kombinasi antara energi muda, akses politik, dan perhatian pada pembinaan.
Yang tak kalah mentereng ada sosok Teddy Cahyono. Masih berusia relatif muda.
Teddy bisa menghadirkan beragam inovasi untuk sepak bola Indonesia agar lebih maju lagi.