Indonesia Swasembada Daging-Susu

Senin 22-09-2025,07:15 WIB
Reporter : Tim Lipsus
Editor : Dimas Chandra Permana

Ia menyampaikan dibutuhkan sebanyak 50-60 ekor sapi perah per Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memenuhi agar bisa menghasilkan sekitar 10 liter sehari. 

"Untuk ini BGN menyampaikan peluang pasokan yang dibutuhkan BGN yaitu 50-60 ekor sapi perah per SPPG," ujar Dadan kepada Disway pada Kamis, 18 September 2025.

Dia mengklaim adanya impor sapi ini, peternak sapi diuntungkan. Karena pembelian susu yang lebih baik. 

Dadan berharap agar pemenuhan susu dan daging terpenuhi bukan hanya untuk program MBG. Tapi juga kebutuhan susu secara keseluruhan. 

Seorang peternak sapi asal Tangerang, Edy Suprayitno membagikan pengalamannya dalam menjaga kesehatan ternak agar tetap berkualitas. 

Menurutnya, faktor utama dalam pemeliharaan adalah kebersihan kandang dan perhatian serius terhadap kesehatan sapi.

"Yang jelas tempatnya harus bersih. Sapi juga kan hewan yang bernyawa. Dia perlu kenyamanan. Dengan kandang yang bersih, pakan berkualitas, insya Allah sapi-sapi bisa tumbuh gemuk," katanya pada Disway

Untuk menjaga kualitas, Edy rutin berkoordinasi dengan Dinkes Tangerang. Khususnya seorang dokter hewan bernama Pak Ade. Pemeriksaan kesehatan dilakukan sebulan sekali, termasuk pemberian vitamin.

"Kalau ada sapi yang sakit, langsung saya koordinasi dengan Pak Ade. Jadi selalu dicek kesehatannya. Alhamdulillah diberi vitamin supaya kualitas daging tetap bagus," ujarnya.

Meski begitu, Edy mengaku masih menghadapi tantangan besar dalam usaha ternak sapi. 

Modal yang terbatas membuatnya harus mengajukan pinjaman ke bank untuk membeli sapi. Karena itu, ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih melalui program subsidi.

"Harapan saya ada subsidi dari pemerintah, minimal sapi indukan jantan dan betina supaya bisa berproduksi. Jadi kami peternak lebih terbantu," ucapnya.

Selain soal modal, Edy juga menyoroti ancaman penyakit PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) yang kerap muncul menjelang hari-hari besar keagamaan. 

Ia berharap pemerintah bisa lebih serius memberikan dukungan berupa obat-obatan maupun vitamin untuk mencegah wabah tersebut.

"PMK itu sering muncul mendekati Idul adha. Makanya perlu perhatian. Subsidi vitamin atau obat buat hewan itu sangat membantu," terangnya.

Aspek Keamanan Pangan Jangan Diabaikan

Sementara itu, Pakar Kesehatan sekaligus Epidemiolog, Dicky Budiman menilai program pengadaan dan penyaluran sapi kurban nasional dari peternak lokal yang digagas pemerintah memiliki dampak positif. 

Kategori :