JAKARTA, DISWAY.ID - Epidemiolog, dan peneliti dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman mengungkapkan jika air yang terdapat pada lubang sinkhole seperti fenomena yang terjadi di Sumatera Barat (Sumbar) dapat berisiko bagi kesehatan.
Dia mengimbau masyarakat tidak buru-buru meminumnya sebelum ada hasil penelitian resmi yang menunjukan air sinkhole aman untuk dikonsumsi.
Pasalnya kata Dicky, air yang berada di dalam tanah dan melalui proses alami seperti ini sangat rentan terhadap kontaminasi bakteri patogen, virus, dan protozoa. Bakteri seperti E. coli, Salmonella, dan Vibrio cholerae.
"Air yang berasal dari sinkhole bisa berisiko bagi kesehatan jika tidak dipastikan kebersihan dan kualitasnya," kata Dicky saat dikonfirmasi pada Jumat, 9 Januari 2025.
BACA JUGA:Apa itu Sinkhole yang Menelan Turis di Malaysia? Cek Pengertian dan Penyebabnya
Kata Dicky, penyakit yang ditularkan melalui air sinkhole tersebut dapat menyebabkan diare, muntah, dehidrasi, hingga penyakit saluran pencernaan lainnya.
Selain mikroorganisme, air dari sinkhole juga dapat mengandung zat kimia berbahaya yang berasal dari tanah atau bahan-bahan organik yang membusuk di bawah permukaan.
Zat seperti logam berat misalnya timbal, merkuri, atau arsenik atau nitrate dapat terlarut dalam air dan berpotensi membahayakan kesehatan jika dikonsumsi dalam jangka panjang.
BACA JUGA:Epidemiolog Universitas Griffith Australia Ungkap Potensi Flu A dan HMPV di China Jadi Pandemi
Sambung Dicky, sumber air di daerah sinkhole bisa sangat bervariasi tergantung pada kondisi geologi daerah tersebut.
"Ada kemungkinan bahwa air yang terakumulasi bisa mengandung bahan kimia atau material yang bisa mengubah kualitas air secara drastis dan berisiko bagi kesehatan," ujarnya.
Untuk memastikan bahwa air dari sinkhole aman atau tidak, pengujian kualitas air secara rutin adalah hal yang sangat penting.
BACA JUGA:Cacar Air dan Gondongan Serang Puluhan Siswa SMPN 8 Tangsel hingga Lockdown, Begini Kata Epidemiolog
Menurutnya terdapat beberapa parameter yang perlu diuji untuk memastikan kondisi air sinkhole yang meliputi:
Total Bakteri Koliform dan E. coli untuk memastikan tidak ada kontaminasi mikroba.