Sinergi Pendidikan Vokasi Berbuah Prestasi, WMS Sabet Penghargaan Nasional 2026

Sinergi Pendidikan Vokasi Berbuah Prestasi, WMS Sabet Penghargaan Nasional 2026

Prestasi tersebut menegaskan peran WMS sebagai Main Dealer yang aktif membangun kualitas SDM vokasi-Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Festival Vokasi Satu Hati 2026 (FeVoSH) kembali menegaskan peran strategis pendidikan vokasi dalam menyiapkan SDM unggul. 

Ajang Nasional ini diselenggarakan pada 9 - 13 Februari 2026, berpusat di AHM Safety Riding & Training Center Deltamas, sebagai ruang uji kompetensi dan penyelarasan kemampuan siswa SMK untuk siap masuki dunia industri otomotif.

BACA JUGA:Pengeras Suara Masjid Kembali Tuai Polemik, Kemenag Tegaskan Aturan dan Pedoman Resmi

BACA JUGA:PDIP Bandingkan Nasib Guru Honorer dan Pegawai SPPG, Anggaran Pendidikan Harus Adil!

FeVoSH mempertemukan siswa, guru, pembina vokasi, serta 27 Main Dealer Honda dari seluruh Indonesia dalam satu ekosistem pembelajaran dan kompetisi. 

Melalui rangkaian uji teori dan praktik, kegiatan ini menjadi tolok ukur kesiapan SMK binaan Honda dalam menjawab kebutuhan industri sepeda motor yang terus berkembang.

Partisipasi Main Dealer sepeda motor Honda area Jakarta - Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) di ajang FeVoSH 2026 mencerminkan komitmen jangka panjang Perusahaan dalam membangun pendidikan vokasi yang relevan dan berkelanjutan. 

BACA JUGA:ALVAboard dan Rekosistem Siap Dukung Ekonomi Sirkular dari Sampah Kemasan

BACA JUGA:Sebelum Wafat, Alex Noerdin Dirawat Intensif di RS Siloam Jakarta: Almarhum Diterbangkan ke Palembang

WMS secara konsisten membina 56 SMK Binaan wilayah Jakarta - Tangerang, dengan fokus pada peningkatan kualitas guru, siswa, serta tata kelola pembelajaran.

Pembinaan tersebut dilakukan secara menyeluruh melalui implementasi dan pengawasan kurikulum Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda di setiap SMK binaan. 

WMS secara berkelanjutan terus melakukan pengawasan, mulai dari kesesuaian materi, metode praktik, hingga pemanfaatan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran.

“Pembinaan vokasi tidak berhenti pada pemberian fasilitas, tetapi mencakup pengawasan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, dan pendampingan berkelanjutan agar siswa lulusan SMK binaan mampu terserap dengan baik oleh industri,” ujar Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto.

BACA JUGA:Trotoar Glodok Ditertibkan, Satpol PP Taman Sari Tak Ada Kompromi!

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: