Program MBG Dialihkan Jadi 'Makanan Segar', Beban APBN Hemat Rp20 Triliun
Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto menyebut bahwa pemerintah telah mengubah skenario distribusi program makan bergizi gratis (MBG). Kali ini, demi menekan penghematan APBN, penerima manfaat MBG akan mendapatkan makanan segar.-Foto: Anisha Aprilia/Disway.id-
JAKARTA, DISWAY.ID -- Hasil rapat koordinasi sejumlah menteri kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menetapkan bahwa distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan diberikan selama 5 hari dalam sepekan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menyebut bahwa kebijakan kali ini merupakan upaya pemerintah menyelamatkan APBN dan menekan beban APBN yang beberapa bulan terakhir mengalami defisit.
Tidak hanya itu. Efisiensi APBN kali juga disesuaikan dengan situasi geopolitik yang tidak menentu akibat melebarnya perang di Timur Tengah.
BACA JUGA:Dikira Harga BBM Naik 1 April 2026, Warga Serbu SPBU Antre Sampai Bawa Jerigen
Seperti diketahui sejak Amerika Serikat dan sekutunya Israel menyerang Iran, membuat peta perdagangan internasional menjadi terganggu. Iran dengan tegas menutup Selat Hormuz.
Belum lagi serangan-serangan rudal dan drone Iran yang menghancurkan situs-situs vital negara teluk mulai dari ladang minyak milik Aramco di Arab Saudi lumpuh.
Begitu pun pusat produksi gas alami atau LNG milik Qatar yang hancur diduga ulah Iran, membuat kondisi rantai pasok energi global terhenti. Dilalahnya Indonesia termasuk pengimpor LNG dari Qatar.
Akibatnya, perekonomian nasional di Tanah Air saat ini perlu perubahan signifikan. Ganjalannya adalah krisis energi global yang saat ini terjadi memaksa Prabowo dan pembantunya perlu melakukan pemangkasan.
BACA JUGA:Jaga Pasokan Energi Nasional, Pertamina Patra Niaga Maksimalkan Kekuatan Logistik Laut
Tak terkecuali pendistribusian MBG ke penerima manfaat kini hanya sampai lima hari dalam sepekan. Namun poin pentingnya adalah setiap SPPG akan dituntut untuk menyediakan makanan segar.
"Pemerintah mendorong optimalisasi dari pada program MBG sebagai program, dan program ini diarahkan untuk penyediaan makanan segar selama 5 hari dalam seminggu," kata Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam konferensi pers daring, Selasa, 31 Maret 2026.
Meski begitu, Airlangga menegaskan penyaluran program MBG tidak ada perubahan untuk daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) hingga asrama.
BACA JUGA:Soal Distribusi MBG, P2G Ingatkan Potensi Pemborosan: Sesuaikan Kalender Sekolah
BACA JUGA:Tok! MBG Disalurkan Lima Hari Sekolah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: