Viral Tunik PGC vs Dompet Diet Ketat, Siasatnya Nekat Mudik 2026

Rabu 18-03-2026,11:12 WIB
Reporter : Tim Lipsus
Editor : Khomsurijal W

Lebaran tinggal menghitung hari. Tapi rasanya seperti sedang menyusun strategi perang. Di satu sisi, layar ponsel kita penuh dengan racun. Isinya: baju Lebaran viral. Namanya mentereng, Branza! Modelnya, unik yaitu Cut-off dan Tunik. Di Pusat Grosir Cililitan (PGC), orang antre seperti mau dapat sembako gratis. Omzet naik 75 persen. 

TAPI di sisi lain, coba tengok grup WhatsApp keluarga. Atau cek saldo di ATM. Ada kegamangan di sana. Harga beras belum mau turun. Harga minyak goreng masih hobi mendaki. Belum lagi urusan geopolitik di Timur Tengah yang bikin rupiah kita megap-megap.

Inilah wajah Lebaran 2026 kita. Antara nafsu pamer di media sosial dan kenyataan pahit dompet yang harus dipaksa diet ketat. Antara baju baru yang "kekinian" dan bakti kepada orang tua yang tak bisa ditunda.

Mari mencoba menelusuri fenomena ini. Dari hiruk pikuk PGC hingga ke meja kerja para menteri yang sedang sibuk menandatangani surat sakti bernama Satgas PHK.

BACA JUGA:Ekonomi 'Mandi Keringat' Jelang Lebaran, Rakyat Butuh Guyuran Kas Negara

Kita mulai dari PGC. Pusat Grosir Cililitan. Di sana, ada sebuah merek yang sedang naik daun: Branza. Kalau Anda belum dengar, berarti Anda kurang lama scrolling TikTok.

Umaika, salah satu penjual di sana, tampak semringah. Wajahnya lelah, tapi matanya berbinar melihat tumpukan plastik belanjaan yang terus berpindah tangan.

"Kalau untuk fashion yang lagi kekinian di 2026 ini, model yang paling banyak dicari itu cut-off dan tunik. Itu yang lagi viral banget sekarang," katanya saat ditemui di lokasi, Sabtu siang itu.

Umaika bercerita, strateginya sederhana tapi mematikan yaitu Live selling di TikTok.

Dia berjualan di dunia maya, tapi dampaknya terasa nyata di toko offline. "Kami memang branding lewat media sosial. Ada live juga, tapi setelah itu justru yang datang ke toko fisik semakin ramai," tambahnya.

Bayangkan, di tengah berita ekonomi yang suram, omzet Umaika justru melonjak 75 persen dibanding tahun lalu. Stok barang harus diisi ulang berkali-kali.

Rupanya, bagi sebagian orang, urusan penampilan saat hari raya adalah harga mati. Tradisi baju baru tetap menjadi magnet yang kuat, apalagi jika dibumbui label "viral".

Tapi, benarkah semua orang seberuntung pembeli di toko Branza?

Siasat 'Napas Pendek' Para Perantau

Geser sedikit dari PGC. Saya menemui Rian, 29 tahun. Dia bukan pedagang, dia "korban" inflasi. Bekerja di kawasan Sudirman yang mentereng, Rian justru sedang pusing tujuh keliling.

Kategori :