5 Tips Membuat Ketupat Lebaran Anti Basi dan Tahan Lama, Jangan Asal Rebus!

Kamis 19-03-2026,16:28 WIB
Reporter : Rury Pramesti
Editor : Rury Pramesti

JAKARTA, DISWAY.ID - Simak tips membuat ketupat Lebaran anti basa dan tahan lama.

Seperti yang kita ketahui, saat perayaan Idul Fitri, rasanya kurang lengkap apabila tanpa ketupat.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ketupat sendiri merupakan makanan yang dibuat dari beras yang dimasukkan ke dalam anyaman pucuk daun kelapa, berbentuk kantong segi empat dan sebagainya, kemudian direbus, dimakan sebagai pengganti nasi.

Biasanya, ketupat akan dihidangkan bersama dengan opor ayam atau rendang.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat proses pengolahan ketupat, apa saja? Simak ulasannya di bawah ini.

BACA JUGA:Jelang Lebaran, Pedagang Musiman Kulit Ketupat Raup Cuan

5 Tips Membuat Ketupat Lebaran Anti Basi dan Tahan Lama


Ketupat, makanan wajib dihidangkan saat Lebaran.- ignartonosbg - Pexels

Berikut ini ada beberapa tips membuat ketupat Lebaran supaya tahan lama dan anti basi dari Prof Sugiyono, Pakar Teknologi Pangan dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB University.

1. Tentukan Jenis Beras

Melansir dari situs IPB, Prof Sugiyono menyebutkan dalam membuat ketupat, jenis beras sangat menentukan tekstur.

Apabila menggunakan beras pera, maka tekstur ketupat nantinya akan lebih keras.

Berbeda dengan beras pulen, hasilnya ketupat akan memiliki tekstur yang lebih lunak.

BACA JUGA:5 Makanan Wajib Dihidangkan saat Lebaran 2026, Ada Opor Ayam, Ketupat hingga Semur Daging!

"Tekstur ketupat juga dipengaruhi oleh banyaknya beras yang dimasukkan dalam cangkang ketupat. Semakin banyak beras yang digunakan, maka tekstur ketupat akan lebih keras," ungkap Sugiyono dikutip dari laman resmi IPB University pada 19 Maret 2026.

Umumnya, ketupat dengan tekstur keras akan lebih tahan lama dibandingkan ketupat yan teksturnya lunak.

Prof Sugiyono menyarankan supaya ketupat tidak cepat basi, maka sebaiknya menggunakan jenis beras pera yang sudah disosoh (beras putih atau beras giling) dan bersih dari bekatul atau dedak.

Kategori :