CIKAMPEK, DISWAY.ID -- PT Jasa Marga mencatat sebanyak 500 ribu kendaraan telah meninggalkan Jakarta dan menuju timur Tol Trans Jawa pada 11-18 Maret 2026.
"Dari barat menuju timur Trans Jawa, dari tanggal 11 Maret sampai dengan 18 Maret 2026 sudah mencapai 523.000 kendaraan," ujar Vice President Corporate Secretary & Legal PT. Jasa Marga Trans Jawa Tol, Ria Marlinda Paalo, Kamis, 19 Maret 2026.
Ria merinci, pada 18 Maret 2026, jumlah kendaraan yang melintas mencapai 135.000.
BACA JUGA:Berkah Tradisi Nyekar, Penjual Bunga di TPU Jeruk Purut Kebanjiran Order
BACA JUGA:Michael Bambang Hartono Wafat di Usia 86 Tahun, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Menurutnya, angka tersebut merupakan yang tertinggi selama momen arus mudik Lebaran.
"Angka ini cukup terlihat ya dari sisi rekayasa lalu lintas yang terus dilakukan, tidak ada pemberhentian," ungkapnya.
Tak berhenti di situ, pada Kamis, 19 Maret 2026 atau H-2 Lebaran ini, volume arus mudik masih tergolong tinggi lantaran sebanyak 7.500 kendaraan yang melintas per jamnya.
Pihaknya bersama kepolisian juga sudah mengantisipasi hal itu dengan menerapkan rekayasa lalu lintas lawan arus yang dimulai dari KM 36 Tol Jakarta-Cikampek hingga GT Cikatama.
"Kami sudah membuka contraflow dari kilometer 36 sampai dengan kilometer 70, dan di kilometer 49 kami buka menjadi dari dua lajur menjadi tiga lajur," urainya.
BACA JUGA:Hilal Belum Capai 3 Derajat, MUI Imbau Umat Rayakan Lebaran Sesuai Keyakinan
BACA JUGA:Jelang Idulfitri 1447 H, Prabowo Terima Megawati di Istana: Bahas Apa?
GT Cikampek Utama Operasikan 22 Gardu
PT Jasa Marga mengoperasikan 22 gardu Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) pada puncak arus mudik lebaran 1447 Hijriah/2026.
Jasa Marga sebelumnya pernah bilang bahwa puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18-19 Maret 2026.