Bualan Trump Makin Menjadi: Saya Tolak Ditawarkan Iran Menjadi Pimpinan Tertinggi

Kamis 26-03-2026,21:00 WIB
Reporter : Reza Permana
Editor : Reza Permana

JAKARTA, DISWAY.ID – Saat bicara di Washington DC, bualan Trump semakin menjadi bahkan mengakui jika dirinya menolak ditawarkan Iran menjadi pimpinan tertinggi.

Pernyataan ini disampaikan oleh Donald Trump selaku Presiden Amerika saat acara makan malam penggalangan dana tahunan Komite Kongres Republik Nasional (NRCC) diadakan di Union Station.

Dalam kesempatan itu Trump mengakui jika pihak Iran memintanya untuk menjadi pimpinan tertinggi berikutnya mengantikan Ali Khamenei yang tewas dalam sebuah serangan Fabruari lalu akibat serangan Amrika dan Israe.

“Pernahkan kalian memimpin negara yang tidak kita inginkan, daripada menjadi kepala negara Iran,” tanyanya yang disambut tepuk tangan para peserta.

BACA JUGA:Donald Trump Ancam Iran, Proposal Gencatan Senjata AS Ditolak: Siap Ambil Langkah Militer Darat?

BACA JUGA:Trump Akui Telah Negosiasi dengan Iran, Berubah Hanya Dalam Hitungan Jam

“Saya tidak menginginkannya,” ungkap Trump.

“Kami ingin menjadikan Anda pemimpin tertinggi berikutnya,” ungkap Trump menyampaikan permintaan dari pihak Iran.

“Tidak, terima kasih. Saya tidak menginginkannya,” akunya.

“Tetapi saya ingin menyampaikan rasa terima kasih saya kepada pemimpin yang luar biasa dalam upaya ini,” tambahn Trump kembali menceritakan permintaan Iran.

"Saya bilang Tidak. Terima kasih. Mereka sangat memaksa,” terang Trump.

Trump juga mengatakan bahwa saat ini Amerika merupakan negara paling diincar oleh dunia dan banyak negara yang menginginkan bekerjasama.

Menurutnya, Arab Saudi, Qatar UEA telah menyarahkan uang sebanyak 2 triliun dolar Amerika untuk mendapatkan perlindungan.

BACA JUGA:Iran Tolak Negosiasi Trump, Serangan Udara ke Israel Kian Memanas

BACA JUGA:Di Depan PM Jepang, Trump Samakan Tragedi Pearl Harbor seperti Serangan AS ke Iran

Kategori :