Trump Akui Telah Negosiasi dengan Iran, Berubah Hanya Dalam Hitungan Jam

Trump Akui Telah Negosiasi dengan Iran, Berubah Hanya Dalam Hitungan Jam

Dalam akun media sosialnya, Trump akui telah melakukan negosiasi dengan Iran setelah penyerangan pertamanya pada 28 Februari 2026 lalu.-truth @realDonaldTrump -

JAKARTA, DISWAY.ID – Dalam akun media sosialnya, Trump akui telah melakukan negosiasi dengan Iran setelah penyerangan pertamanya pada 28 Februari 2026 lalu.

Donald Trump selaku Presiden Amerika yang sangat mengebu-gebu mengalahkan Iran menjelaskan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah melakukan pembicaraan selama dua hari terakhir.

Adapun isi pembicaraan antara kedua pihak tersebut terkait dengan perang Iran yang terjadi saat ini.

“Dengan senang hati saya melaporkan bahwa Amerika Serikat dan Iran telah melakukan pembicaraan yang sangat baik dan produktif selama dua hari terakhir mengenai penyelesaian lengkap dan total permusuhan kita di Timur Tengah,” tulisnya di akun Truth @realDonaldTrump pada 23 Maret 2026 pukul 6:05 PM waktu setempat.

BACA JUGA:Di Depan PM Jepang, Trump Samakan Tragedi Pearl Harbor seperti Serangan AS ke Iran

BACA JUGA:Rudal Iran Tembus Fasilitas Nuklir Israel, Picu Ancaman Radiasi di Pusat Riset?

“Berdasarkan isi dan nada pembicaraan yang mendalam, rinci, dan konstruktif ini, yang akan berlanjut sepanjang minggu”.

Selain itu Trump juga menyampaikan tidak akan melakukan penyerangan terhadap Iran dalam beberapa hari kedepa.

“Saya telah menginstruksikan Departemen Perang untuk menunda semua serangan militer terhadap pembangkit listrik dan infrastruktur energi Iran selama lima hari, dengan syarat keberhasilan pertemuan dan diskusi yang sedang berlangsung,” tambahnya.

Apa yang disampaikan Trump merupakan hal yang sangat bertolak belakang dengan apa yang dipostingnya beberapa jam sebelumnya.

Masih dalam akun media sosialnya, Trump terlihat begitu bersemangat untuk menghancurkan Iran jika tidak segera kembali membuka selat Hormuz.

BACA JUGA:Dimona Wilayah Fasilitas Nuklir Israel Mulai Diserang Rudal Iran, Puluhan Korban Berjatuhan

BACA JUGA:Pesawat Tempur F-35A Andalan Amerika Kandas oleh Rudal Iran, Teknologi Stealth Dipertanyakan

“Jika Iran tidak sepenuhnya membuka, tanpa ancaman selat Hormuz, dalam waktu 48 jam dari saat ini, Amerika Serikat akan menyerang dan menghancurkan berbagai Pembangkit Listrik mereka,” tulisnya pada 22 Maret 2026 pukul 6:44 AM waktu setempat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: