Penundaisme Maximus

Kamis 16-07-2026,10:00 WIB
Oleh: Ahmad Sihabudin

Karena itu, semakin lama perkara digantung, semakin panjang pula antrean spekulasi. Dan semakin panjang spekulasi, semakin lelah masyarakat dibuat mengikuti drama yang episodenya terasa tidak pernah selesai.

Satir memang sering terdengar kejam. Namun kadang-kadang, kenyataan jauh lebih satir daripada tulisan.

Ketika semua jalan tampaknya selalu bermuara pada "tunda lagi", orang mulai bertanya-tanya: apakah yang sedang dipertahankan adalah kebenaran, atau sekadar penundaan?

Kalau memang yakin berada di pihak yang benar, mengapa takut pada akhir cerita? Bukankah setiap pertandingan pada akhirnya harus meniup peluit panjang? Atau jangan-jangan, tujuan sebenarnya bukan memenangkan pertandingan.

BACA JUGA:Taxman di Era Modern: Saat Semua Aktivitas Terasa Berbayar

Cukup memastikan pertandingan tidak pernah selesai. Di sinilah saya mulai curiga. Mungkin mereka bukan berasal dari planet yang sama. Sebab manusia biasa mengenal jam sebagai penunjuk waktu.

Sedangkan spesies ini tampaknya memandang jam sebagai alat untuk memperlambat waktu.

Barangkali mereka benar-benar makhluk asing. Alien prosedural. Datang bukan membawa teknologi canggih, melainkan membawa map tebal berisi permohonan penundaan.

Kalau bertemu mereka, jangan buru-buru marah. Cukup tersenyum. Sebab satu-satunya hal yang tidak bisa mereka tunda adalah perjalanan waktu itu sendiri.

Cepat atau lambat, kalender akan habis. Dan ketika halaman terakhirnya dibalik, yang tersisa bukan lagi strategi, bukan pula konferensi pers. Melainkan satu hal yang sejak awal sebenarnya paling sederhana: putusan.

BACA JUGA:Kesehatan Mental Menjadi Pondasi Penting dalam Uncertainty Era

Karena pada akhirnya, keadilan memang boleh berjalan perlahan. Tetapi jangan sampai dipaksa berjalan di atas treadmill yang tidak pernah membawa siapa pun ke garis akhir. 

By Prof Dr Ahmad Sihabudin M.Si- Guru Besar Komunikasi Lintas Budaya FISIP Untirta

Kategori :

Terkait

Kamis 16-07-2026,10:00 WIB

Penundaisme Maximus

Senin 13-07-2026,11:32 WIB

Bangsa yang Memilih Berjalan Bersama

Kamis 09-07-2026,08:58 WIB

Survival Guide di Republik Caption

Kamis 25-06-2026,07:01 WIB

Homo Debatus

Kamis 18-06-2026,10:21 WIB

Presiden dan Para Pengolok