Darah Muda, Darah Viral

Senin 12-10-2026,07:38 WIB
Oleh: Ahmad Sihabudin

Tanpa darah muda, mungkin banyak perubahan tidak pernah terjadi.

BACA JUGA:Mengurai Carut-Marut Penegakan Hukum: Membangun Sinergi Polri dan Kejaksaan Dalam Pemberantasan Korupsi

Yang menjadi persoalan adalah ketika energi tidak ditemani kebijaksanaan.

Keberanian tanpa pertimbangan menjadi kenekatan.

Kebebasan tanpa tanggung jawab menjadi kesewenangan.

Kecerdasan tanpa akhlak menjadi kesombongan.

Popularitas tanpa kedalaman menjadi kekosongan.

Teknologi tanpa kebijaksanaan menjadi alat untuk memperbesar ego.

Karena itu, tugas kita bukan memadamkan api anak muda.

BACA JUGA:Reksa Dana dan ETF Berbasis ESG di Indonesia

Tugas kita adalah mengajarkan bagaimana api itu digunakan.

Api bisa memasak nasi.

Api juga bisa membakar rumah.

Begitu pula media sosial.

Ia bisa digunakan untuk belajar, berdagang, berdakwah, berkarya, membangun jejaring, dan menyebarkan pengetahuan.

Tetapi ia juga bisa menjadi tempat manusia mempertontonkan kemarahan, kebencian, fitnah, dan kesombongan.

Tags :
Kategori :

Terkait