Eks Punggawa Juventus Martin Caceres Menghilang? Ini Kabar Terbarunya

Eks Punggawa Juventus Martin Caceres Menghilang? Ini Kabar Terbarunya

Martin Caceres -Dok/Juventus FC-disway.id

JAKARTA, DISWAY.ID - Masih Ingat dengan eks pemain Juventus Martin Caceres? ya, dia merupakan sosok veteran asal Uruguay itu menemukan pelabuhan baru dalam kariernya setelah menjadi pemain bebas agen.

Veteran Uruguay berusia 35 tahun itu telah menandatangani kontrak dengan LA Galaxy hingga akhir musim MLS disertai opsi perpanjangan sampai 2023.

Perekrutan ini memberi Galaxy tambahan pengalaman untuk mengejar play-off, dengan klub saat ini memegang posisi tersebut di Wilayah Barat sebagaimana mereka menempati urutan ketujuh.

BACA JUGA:Bersua Samdoria, Juventus Dihantam Badai Cedera

Dia mungkin paling dikenal selama waktunya di Juventus, di mana dia berkontribusi pada enam gelar Serie A, dua Coppa Italia dan dua trofi Suppercoppa Italiana.

Caceres telah memainkan 112 penampilan untuk tim nasional Uruguay dan menjadi starter serta bermain selama 88 menit dalam kemenangan final Copa America 2011 melawan Paraguay dan juga tampil di tiga Piala Dunia.

“Kami senang membawa Martin ke Galaxy karena dia membawa banyak pengalaman ke klub,” kata Direktur Teknis LA Galaxy Jovan Kirovski.

"Dia bermain di level tinggi di Serie A dan LaLiga musim lalu dan memainkan peran kunci dalam kualifikasi Uruguay untuk Piala Dunia FIFA 2022.

BACA JUGA:Legenda Juventus Minta Pogba Jangan Fokus Rambut Saja

"Kami senang memiliki pemain sekaliber dia di klub kami untuk mendorong ke babak play-off ini.”

Caceres sebelumnya bermain untuk 11 klub selama kariernya yang gemilang: Defensor Sporting Club (2006-07), Recreativo Huelva (2007-08), Barcelona (2008-09).

Selanjutnya Juventus (2009-10, 2011-2016, 2018-2019) , Sevilla (2010-12), Southampton (2016-17), Hellas Verona (2017-18), Lazio (2017-2019), Fiorentina (2019-2021), Cagliari (2021-22) dan Levante (2011-22) .

Perekrutan Caceres memberi Galaxy tambahan pengalaman untuk jangka panjang dan merupakan rekrutan berisiko rendah serta berhadiah tinggi untuk tim yang membutuhkan kepemimpinan di lini belakang.

BACA JUGA:Bek AC Milan Ini Bandingkan Juventus dan Inter Milan: Saya Akui Ini Tak Ada buat Inter, Tapi...

Sumber: