Mobil Pajero Sport Anggota Kowal TNI AL Tabrak Penjual Gorengan Hingga Tewas, Saksi: 'Mobil itu Memang Ngebut'

Mobil Pajero Sport Anggota Kowal TNI AL Tabrak Penjual Gorengan Hingga Tewas, Saksi: 'Mobil itu Memang Ngebut'

Akibat ditabrak mobil Pajero Sport anggota Kowal TNI AL, seorang penjual gorengan di Palembang ini tewas di tempat-Foto/Dok/Car Accident Isometric-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Seorang penjual gorengan berinisial M (50) tewas setelah tertabrak mobil Pajero Sport berwarna hitam milik Dokter Korps Wanita Angkatan Laut (KOWAL) berinisial US (27).

Kejadian tersebut bermula saat US sedang melintasi jalan RE Martadinata Palembang pukul 14.00 WIB.

Saat itu US yang sedang mengemudikan Pajero Sport itu menghindari pemotor yang tiba-tiba melintas di hadapannya.

BACA JUGA: TNI AL Sukses Evakuasi KM Mutiara Timur 01 yang Terbakar di Perairan Bali

BACA JUGA:Dukungan Zero Motorcycle di G20 Bali, Sediakan Motor Listrik High Performance Buat TNI-Polri

Namun alih-alih menginjak rem US malah menginjak pedal gas yang membuat mobilnya melaju kencang.

Sehingga laju Pajero Sport yang dikemudikannya tidak terkendali dan menabrak penjual gorengan serta bengkel tambal ban yang berada di kiri jalan.

Akibat kejadian ini, M (50) yang merupakan warga Kelurahan 2 Ilir Palembang dinyatakan tewas di tempat.

Sementara satu korban lainnya PMK (38) yang merupakan pemilik bengkel tambal ban mengalami patah tulang pinggang dan luka-luka, sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Pelabuhan Palembang.

BACA JUGA:Perang Bintang Polri Pindah ke TNI, Jenderal Dudung dan Laksamana Yudo Panas Dingin Jelang Pemilihan Panglima

BACA JUGA:Komnas HAM Klaim Independen, Atnike : Silahkan Nanti Dinilai

David (25) yang merupakan saksi mata dari kejadian tersebut menjelaskan bahwa mobil tersebut melaju kencang dan menghantam hingga korban terseret.

“Ketika saya duduk terdengar benturan keras, jadi mobil itu memang ngebut. Korbannya yang tukang gorengan meninggal dan tukang tambal ban sudah dibawa ke rumah sakit,” ujarnya. 

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, Iptu Arsikkakum membenarkan kejadian tersebut dan menambahkan bahwa saat ini pelaku telah diserahkan ke Polisi Militer Angkatan Laut (POM AL).

Sumber: