Korban Meninggal Dunia Gempa Cianjur Mayoritas Anak-anak, Ridwan Kamil: Kejadian Gempa Tidak Lama, 30 Detik

Korban Meninggal Dunia Gempa Cianjur Mayoritas Anak-anak, Ridwan Kamil: Kejadian Gempa Tidak Lama, 30 Detik

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut korban meninggal dampak gempa Cianjur, mayoritas adalah anak-anak-Foto/Instagram/RidwanKamil-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Gempa Magnitundo berkekuatan 5.6 skala richter yang mengguncang Cianjur, Jawa Barat, Senin 21 November 2022, terus mengalami lonjakkan dalam jumlah korban.

Hingga saat berita ini tayang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mengonfirmasi bahwa korban meninggal dari Gempa Cianjur kini tercatat sebanyak 162 jiwa.

Dari 162 korban yang meninggal, mayoritas adalah anak-anak.

BACA JUGA:Raja Salman dan Putra Mahkota MbS Ucapkan Duka Cita untuk Korban Gempa Cianjur: Semoga Allah Melimpahkan Ampunannya

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan jika dalam peristiwa ini, tercatat ada 326 warga luka-luka dan 13.784 orang mengungsi di 14 titik lokasi pengungsian yang tersebar.

Pada Senin malam 21 November 2022 di Pendopo Kabupaten Cianjur, Ridwan Kamil dengan didampingi Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana dan Bupati Cianjur Herman Suherman, melakukan koordinasi selama satu jam dalam penanganan bencana.

Kepada wartawan Ridawan Kamil menyebutkan, “Kejadian gempa pukul 13.20 WIB berlangsung tidak lama 30 detik di bawah satu menit.”

Dampak dari gempa tersebut sangatlah dahsyat, terutama di Kecamatan Cugenang karena daya rusaknya cukup berat.

BACA JUGA:Sejumlah Santri Lantunkan Dzikir dan Doa Pasca Gempa Cianjur, Ustaz: Sedih Dengar Raungan Sirine Ambulan

“Tercatat 162 meninggal dunia, 326 luka-luka mayoritas patah tulang berhubungan tertimpa bangunan roboh,” tutur Ridwan Kamil.

Terdapat dua atau tiga jalan yang terisolir, yaitu jalan nasional tetapi terkonfirmasi telah kembali normal.

Namun di lokasi tersebut terdapat lima mobil yang terperangkap dan belum ada laporan terevakuasi.

Karena Gempa terjadi tepat ketika anak-anak bersekolah di madrasah, Ridwan Kamil menyebutkan jika mayoritas korban meninggal dalam peristiwa ini adalah anak-anak. Banyak sekali kejadian yang terjadi di pondok pesantren (Ponpes).

BACA JUGA:Detik-detik Menegangkan Evakuasi Ibu Hamil 9 Bulan Tertimpa Reruntuhan Gempa di Cianjur

Sumber: