Gempa Cianjur Melemah, Begini Imbauan Terbaru BMKG untuk Para Korban!

Gempa Cianjur Melemah, Begini Imbauan Terbaru BMKG untuk Para Korban!

Dampak gempa di Cianjur, Jawa Barat, hingga saat ini dilaporkan korban meninggal dunia mencapai 162 orang-Foto/Dok/Istimewa-

CIANJUR, DISWAY.ID - Gempa Magnitudo 5,6 yang menyerang wilayah Cianjur, belakangan ini menjadi perhatian publik.

Pasalnya gempa yang terjadi seminggu silam telah memakan banyak korban, merobohkan rumah-rumah, dan menghancurkan fasilitas umum.

Meskipun gempa itu sudah berakhir, akan tetapi tidak membuat masyarakat di sana bisa tenang, lantaran gempa susulan yang bervariasi besarnya kerap melanda akhir-akhir ini.

Terpaksa semua masyarakat yang terdampak mengungsi di posko pengungsian, atau mengungsi di rumah kerabat untuk sementara waktu.

BACA JUGA:Manchester United Cari Pengganti Ronaldo, Nama Pulisic Mencuat ke Permukaan, Januari Siap Pindah?

Dalam unggahannya, berdasarkan hasil monitoring Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), intensitas gempa susulan yang terjadi di Cianjur kian melemah, maka dari itu BMKG memberikan beberapa imbauan yang penting untuk di perhatikan.

BMKG mengimbau setelah melakukan monitoring selama 7 hari, tercatat bahwa aktivitas gempa bumi susulan magnitudo secara fluktuatif semakin mengecil dan frekuensi kejadiannya semakin jarang.

"Saya sudah menerima surat dari BMKG yang intinya merilis bahwa aktivitas gempa susulan makin berkurang, sehingga masyarakat dapat kembali ke rumah yang tidak rusak strukturnya," ujar Herman dalam konferensi pers, Senin 29 November 2022.

BACA JUGA:Jenazah Briptu M Lasminto, Kopilot Helikopter Polri NBO 105/P-1103 yang Jatuh di Laut Belitung Timur Berhasil Ditemukan

Dengan mempertimbangan kondisi tersebut, maka dari itu masyarakat dapat kembali ke rumahnya masing-masing dengan catatan kondisi bangunannya tidak mengalami kerusakan struktur.

Bagi masyarakat yang kembali ke rumahnya diimbau untuk merapikan kembali perabotan rumahnya sedemikian rupa, supaya jalur evakuasi keluar menjadi sangat mudah dan tidak terhalang apa pun jika terjadi guncangan.

Masyarakat pun diimbau untuk menjauhkan seluruh benda-benda berat yang berada di atas perbotan seperti lemari, atau benda-benda yang menggantung, yang berpotensi jatuh menimpa penghuninya jika terjadi guncangan.

BACA JUGA:Jenazah Briptu M Lasminto, Kopilot Helikopter Polri NBO 105/P-1103 yang Jatuh di Laut Belitung Timur Berhasil Ditemukan

Selain itu masyarakat harus tetap tenang dan tidak panik, dengan terus memonitor perkembangan terkini  informasi gempa bumi dari aplikasi mobile phone info BMKG atau masyarakat dapat menghubungi call center 196.

Sumber: