Geger Anggota Polisi Tembak Dada Sendiri Hingga Tewas di Kota Serang, Ini Kronologinya

Geger Anggota Polisi Tembak Dada Sendiri Hingga Tewas di Kota Serang, Ini Kronologinya

Propam Polda Banten memasang garis polisi di TKP.-radarbanten-

Mereka kemudian masuk ke rumah korban. Akan tetapi, warga sekitar belum berani untuk langsung membantu korban.

“Takut disalahin (membantu korban-red) apalagi kondisinya sudah begitu (sekarat-red),” ungkap Wulan.

Wulan mengungkapkan, berdasarkan keterangan Sumariati, anaknya sempat berdinas luar di PLTU Suralaya, Kota Serang.

BACA JUGA:Sejumlah Perusahaan Tebar Deviden Awal April 2023 Ini

Sepulang menjalankan tugas, korban sempat menghitung jumlah peluru yang ada di dalam senjata api milik Polda Banten tersebut.

“Malam itu (sebelum kejadian-red) sempat ngitung peluru, kata anaknya mau dikembalikan (senjata api-red),” ungkap Wulan.

Warga lainnya, Dalail mengungkapkan, saat ibu korban berteriak minta tolong, kondisi sekitar masih sepi. 

“Saat ibunya teriak minta tolong kondisi sekitar tidak begitu ramai soalnya bapak-bapak lagi ngobrol masjid abis shalat subuh,” ungkap Dalail.

Dalail membenarkan, sebelum ditemukan tewas korban sempat melaksanakan tugas di PLTU Suralaya Kota Cilegon. Korban juga sempat ikut sahur meski hanya minum air putih.

“Menurut cerita ibunya habis dinas di Suralaya. Sempat ikut sahur tapi cuma minum air putih,” kata Dalail.

BACA JUGA:Mau Bikin Lemes Setelah Lihat Foto Mesra Bidan Bohay, Suntikan Mantri Malah Buat Kades Mati

Dalail mengaku tidak mendengar suara letusan senjata api saat kejadian. Sebab, jarak rumah dan korban tidak terlalu berdekatan.

“Kalau suara letusan saya tidak tahu. Tapi korban ini mengalami luka pada bagian dada,” ungkap Dalail.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Didik Hariyanto saat dikonfirmasi membenarkan kematian anggota Ditsamapta Polda Banten.

“Benar ada personel Ditsamapta Polda Banten berinisial DK ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya di Taktakan, Kota Serang karena tertembak senjata api,” ungkap Didik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: