Kronologi 2 Pendaki Perempuan, Lilie dan Elsa Tewas Akibat Hipotermia di Gunung Cartenz Papua

Kronologi 2 Pendaki Perempuan, Lilie dan Elsa Tewas Akibat Hipotermia di Gunung Cartenz Papua

Dua pendaki perempuan dipastikan tewas, Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono, meninggal akibat terserang hipotermia saat menuruni puncak Gunung Cartenz di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu 1 Maret 2025-Tangkapan Layar/YouTube-

JAYAPURA, DISWAY.ID -- Dua pendaki perempuan dipastikan tewas, Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono, meninggal akibat terserang hipotermia saat menuruni puncak Gunung Cartenz di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu 1 Maret 2025.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, dua pendaki itu tewas karena hipotermia di Taman nasional Cartenz pada Jumat lalu.

Diungkapkannya, hal itu terjadi karena Acute Mountain Sickness (AMS), kondisi yang seringkali menghantui para pendaki di ketinggian ekstrem.

BACA JUGA:Berkah Ramadan 2025! Masjid Islamic Center Jakarta Bagikan Ratusan Takjil Gratis

BACA JUGA:Buruh Siap Gelar Aksi Besar Tolak PHK Massal Sritex, Said Iqbal Tantang Menaker!

Dijelaskannya, kejadian berawal pada hari Rabu tanggal 26 Februari 2024 pukul 07.00 s/d 09.50 WIT, para pendaki terbang dari bandara Timika menuju Yelow Valey dengan mengunakan Helikopter Milik PT. Komala Indonesia jenis AS 350 B3 ( PK - KIE ).

"Tepat pada hari Jumat (28/02), para pendaki melakukan penyeberangan di jembatan tyrollean, dan Informasi dari pendaki Octries Ruslan dan Abdullah yang sudah berhasil turun menyampaikan bahwa, semua sudah di summit/Puncak dan ada 2 (dua) orang Indira dan Saroni terkena gejala AMS di area bawah puncak (teras besar), sedangkan tim tamu dan guide berada sebelum tyrollean," katanya kepada awak media, ditulis Senin 3 Maret 2025.

Diterangkannya, pendaki Nurhuda tiba di Basecamp sendirian dengan gejala hypothermia, dan langsung meminta bantuan ke tim di base camp karena radio off, dan Guide Yustinus Sondegau naik ke atas untuk membawa bantuan emergency (sleeping bag, fly sheet, air panas,radio).

BACA JUGA:PEDAS! Hotman Paris Sentil Ahok di Kasus Korupsi Pertamina: Seolah Kau Manusia Suci!

BACA JUGA:Desakan THR Driver Ojol Menggema: Kesejahteraan atau Ancaman bagi Industri?

"Dengan cepat, 1 orang guide internasional, Dawa Gyalje Sherpa naik untuk melakukan pertolongan, dan Pendaki Poxy menginformasikan bahwa Dawa telah menghubungi Basecamp, dan sudah bertemu serta sedang menangani salah satu dari ibu-ibu," terangnya.

Dituturkannya, kemudian Dawa mencoba membantu 2 (dua) orang ibu-ibu pendaki di Teras Dua yang sedang mengalami AMS.

"Naasnya, pendaki Octries menginformasikan ke pendaki Deshir bahwa, 2 orang ibu-ibu tersebut yang berada di Teras Dua telah meninggal dunia, dan pendaki Huda naik kembali ke teras dua untuk mencoba membantu pendaki Egi, dan teman-teman di Summit Ridge," tuturnya.

Akhirnya Huda mengabarkan dirinya sudah di Base Camp dan tidak sanggup lagi meneruskan ke posisi Egi, Indira dan Saroni, sedangkan barang - barang untuk emergency sudah disimpan di bawah summit ridge.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads