Antisipasi Hari Raya Lebaran 2025, Bapanas Pastikan Pasokan Pangan Tetap Terjaga dan Stabil
Antisipasi Hari Raya Lebaran 2025, Bapanas Pastikan Pasokan Pangan Tetap Terjaga dan Stabil-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Dalam rangka mempersiapkan datangnya Lebaran Idul Fitri 2025, Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan bahwa kondisi ketersediaan Pangan dipastikan berada dalam kondisi aman dan mencukupi.
Menurut Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, saat ini stok pangan pokok strategis dalam kondisi cukup.
BACA JUGA:Perkuat Ekosistem Pangan, Bapanas dan Kadin Siap Jalin Kerja Sama
BACA JUGA:Jelang Ramadhan 2025, Bapanas Pastikan Harga MinyaKita Akan Turun
Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang ada di Perum Bulog per tanggal 3 Maret 2025 berkisar di angka 1,9 juta ton dengan alokasi 150 ribu ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang akan disalurkan sepanjang bulan Ramadhan untuk menjaga kestabilan harga.
“Ketersediaan pangan aman dan cukup untuk sampai dengan hari raya, libur Idulfitri 1446 Hijrah,” ujar Arief di Jakarta, pada Rabu 5 Maret 2025.
Melanjutkan, Arief menambahkan bahwa harga pangan terpantau stabil. Kendati begitu, dirinya juga menambahkan bahwa komoditas cabai rawit merah dan Minyakita juga memerlukan perhatian khusus.
“Concern kita hanya di cabai rawit. Jadi cabai rawit agak tinggi harganya karena memang cuaca hujan, tanaman tidak berbunga,” jelas Arief.
BACA JUGA:Jaga Harga Pangan Jelang Ramadhan, Bapanas Masifkan Gerakan Pangan Murah
BACA JUGA:Siap-Siap! Gula Impor Bakal Banjiri Pasar, Bapanas Singgung Jelang Ramadan dan Idul Fitri
Diketahui, rata-rata harga cabai rawit merah di tingkat produsen mencapai Rp 73.774 per-kilogram dan di tingkat konsumen Rp 94.193 per-kilogram, sedangkan MinyaKita Rp 17.678 per-liter.
Untuk mengatasi hal ink, Bapanas telah mengambil langkah-langkah pengendalian, termasuk meningkatkan distribusi dari daerah surplus ke daerah defisit serta memperluas akses pangan melalui Kios Pangan dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai daerah.
“Tapi bisa dipastikan stoknya cukup, tinggal bagaimana kita fokus pada pemerataan distribusinya,” ucap Arief.
BACA JUGA:Pemberian Bansos Beras Distop, Bapanas Ungkap Alasannya
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: