Indonesia Airlines Akan Segera Mengudara di Tanah Air, Pengamat: Kedepannya Persaingan Sehat
CEO Indonesia Airlines binggung maskapai Indonesia bisa rugi dan mengatakan bahwa hanya Indonesia yang disubsidi oleh pemerintah.-Istimewa-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Belum lama ini, masyarakat kembali dikejutkan dengan kabar kedatangan sebuah maskapai penerbangan baru di Indonesia, yaitu Indonesia Airlines.
Maskapai ini diperkirakan akan mulai mengudara di Indonesia paling lambat pada Semester 1 tahun 2025.
BACA JUGA:Pemilik Indonesia Airlines Pengusaha Asal Aceh, Penerbangan Komersial dengan Layanan Premium
BACA JUGA:Fly DBA Indonesia Dukung Penuh Pembukaan Rute Baru Saudia Airlines via Denpasar
Menanggapi kedatangan maskapai penerbangan terbaru ini, Pengamat Penerbangan Gatot Raharjo menyatakan bahwa kehadiran maskapai penerbangan Indonesia Airlines ini akan menambah kapasitas penerbangan di Indonesia.
“Kalau banyak maskapai dan banyak persaingan usaha tentu akan baik, bagi maskapai maupun penumpang,” ujar Gatot ketika dihubungi oleh Disway pada Selasa 11 Maret 2025.
Kendati begitu, Gatot juga menambahkan bahwa maskapai Indonesia Airlines juga harus mengedepankan persaingan yang sehat, serta penerbangan yang mengutamakan keselamatan dan keamanan para penumpang.
“Asalkan nanti persaingannya yang sehat, tetap mengedepankan keselamatan dan keamanan lalu disambung pelayanan yang baik,” tutur Gatot.
“Jangan sampai terjadi perang harga tapi keselamatan dan keamanannya diabaikan. Itu sangat bahaya dan tidak boleh terjadi,” lanjutnya.
Sementara itu, maskapai penerbangan Indonesia Airlines sendiri merupakan maskapai penerbangan milik perusahaan pengembang Energi Terbarukan, Penerbangan, dan Pertanian yang berpusat di Singapura, Calypte Holding Pte.
Dilansir dari laman resmi Calypte, PT Indonesia Airlines didirikan oleh pengusaha asal Aceh bernama Iskandar, yang saat ini menjabat sebagai CEO dan Ketua Eksekutif Calypte Holding Pte. Ltd.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: