Timur Tengah Memanas, Tim Khusus KUH Jeddah Siaga di 3 Terminal, Lindungi Jemaah Umrah RI

Timur Tengah Memanas, Tim Khusus KUH Jeddah Siaga di 3 Terminal, Lindungi Jemaah Umrah RI

Ratusan Jemaah Umrah asal Indonesia tengah menunggu penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta ke tanah suci Arab Saudi.-Ist-

JEDDAH, DISWAY.ID– Eskalasi keamanan di Timur Tengah memaksa sejumlah negara tetangga Arab Saudi melakukan pengamanan ketat.

Negara-negara seperti Qatar, Uni Emirat Arab (UAE), Bahrain, Kuwait, Irak, hingga Suriah resmi menutup ruang udara mereka untuk aktivitas penerbangan.

Meski wilayah Arab Saudi, Oman, Yordania, dan Lebanon masih beroperasi secara terbatas dengan status waspada, potensi keterlambatan hingga pembatalan penerbangan kini membayangi jemaah umrah Indonesia.

BACA JUGA:Skenario Pemerintah RI Antisipasi Jika Jemaah Umrah Tertunda Pulang Imbas Serangan Israel

Menghadapi situasi ini, Kantor Urusan Haji (KUH) Jeddah bergerak cepat. Strategi mitigasi disiapkan agar tidak ada jemaah yang terlantar (stranded) di bandara.

Staf Teknis Urusan Haji KUH Jeddah, Muhammad Ilham Effendy, menyatakan pihaknya telah membentuk tim khusus yang bekerja dalam tiga shift.

"Tim kami sebar di tiga titik vital: Terminal 1, Terminal 2 (eks Saudia), dan Terminal Haji. Kami ingin memastikan pendampingan dan koordinasi bagi jemaah yang terdampak perubahan jadwal berjalan optimal," ujar Ilham di Jeddah, Sabtu (28/2).

Selain pendampingan fisik, KUH Jeddah terus menjalin komunikasi intensif dengan maskapai, pihak travel, hingga mitra syarikah di Arab Saudi untuk mencari solusi bagi jemaah yang jadwal kepulangannya terganggu.

BACA JUGA:Timur Tengah Memanas, Nasib 58 Ribu Jemaah Umrah RI Dipantau Ketat, Kemenhaj: Jangan Panik

Di sisi lain, KBRI Riyadh mengeluarkan imbauan tegas agar seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan.

WNI diminta menunda perjalanan yang tidak mendesak ke wilayah berisiko dan segera melapor diri melalui kanal resmi Pemerintah Indonesia.

"Simpan dokumen penting seperti paspor dan iqama dalam bentuk fisik maupun digital yang mudah diakses. Bagi yang memiliki rencana penerbangan, segera hubungi maskapai untuk status terkini," tulis KBRI Riyadh dalam keterangannya

Hingga saat ini, aktivitas di dalam wilayah Arab Saudi dilaporkan masih berjalan normal dengan standar keamanan yang ditingkatkan.

Masyarakat diimbau tidak terprovokasi kabar burung dan selalu merujuk pada informasi dari perwakilan RI.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads