Buruh Tuntut Hapus Outsourcing, Prabowo: Kita Harus Realistis, Jaga Kepentingan Investor
Presiden Prabowo saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Monas, Jakarta Pusat pada Kamis, 1 Mei 2025.-Disway/Cahyono-
JAKARTA, DISWAY.ID-- Presiden Partai Buruh Said Iqbal meminta Presiden Prabowo Subianto untuk menghapus sistem kerja outsourcing.
Hal ini dikatakan Said Iqbal kala menyampaikan laporan kepada Prabowo saat acara Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Monas pada Kamis, 1 Mei 2025.
BACA JUGA:May Day 2025 di Monas: Ribuan Buruh Turun ke Jalan, Pedagang Kopi Raup Rezeki
BACA JUGA:May Day 2025! Demo Buruh di AS Serang Trump dan Elon Musk, Ini Tuntutannya
Karena kata Said Iqbal, sistem kerja outsourcing sama saja dengan perbudakan era modern.
"Kami tahu, Bapak sangat peduli untuk melakukan menghapus outsourcing. Modern slavery, perbudakan modern," kata Said di depan Prabowo.
Menjawab pertanyaan Said Iqbal, Prabowo mengatakan ingin secepat-cepatnya menghapus sistem kerja outsourcing.
Ketua Umum Partai Gerindra tersebut akan meminta Dewan Kesejahteraan Nasional untuk mempelajari hal itu.
BACA JUGA:Hadiah Prabowo di Hari Buruh, Bentuk Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional
BACA JUGA:Di Hadapan Buruh, Prabowo Janji Jadikan Marsinah Pahlawan Nasional!
"Saudara-saudara sekalian, saya juga akan meminta Dewan Kesejahteraan Nasional mempelajari bagaimana caranya kita, kalau bisa tidak segera, tapi secepat-cepatnya kita ingin menghapus outsourcing," kata Prabowo.
Di sisi lain lanjut Prabowo, buruh juga harus berpikir realistis dengan tetap menjaga kepentingan para investor.
Pasalnya, jika investor kepentingannya terusik mereka bakal ogah berinvestasi di Indonesia. Akibatnya banyak buruh yang akan kehilangan pekerjaan.
"Tapi saudara-saudara, kita juga harus realistis, kita juga harus menjaga kepentingan para investor-investor juga. Kalau mereka tidak investasi, tidak ada pabrik, kalian tidak bekerja. Jadi, kita harus bekerja sama-sama mereka atas usul pimpinan saudara," ujar Prabowo.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: