Menkomdigi Ungkap 70 Persen Wartawan Belum Punya Rumah Layak Huni

Menkomdigi Ungkap 70 Persen Wartawan Belum Punya Rumah Layak Huni

Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid mengapresiasi serta mendukung program Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) untuk menyediakan rumah subsidi bagi wartawan. Sebanyak 70% wartawan belum miliki rumah layak-Disway.id/Ayu Novita-

Namun, untuk penyerahan secara simbolis diserahkan 5 kunci untuk rumah subsidi ini. 

"124 Pak, 124 sudah daftar. (Penyerahan kunci secara simbolis) 5 Pak," ujar Heru.

Ara juga menilai rumah subsidi yang ia tinjau dengan nilai 8 dari 10. Baik dari segi bangunan, lokasi, hingga akses internet.

BACA JUGA:Keluarga Besar Purnawirawan TNI-Polri Nyatakan Dukungan ke Pemerintahan Prabowo

BACA JUGA:Dukung Swasembada Pangan, Wapres Gibran Serahkan Bantuan Traktor dan Pompa Air Untuk Petani di Sikka NTT

"Saya lihat seperti itu. Kalau saya menilai sebagai Menteri Perumahan ini saya kasih nilai rumahnya 8 dari semua yang ada ya ," ujar Ara.

Sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) sudah menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk menyediakan 1.000 rumah subsidi untuk wartawan.

Nota kesepakatan tersebut ditandatangani bersama Kementerian Komunikasi (Komdigi) dan Digital dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Ara mengatakan sudah ada kesepakatan untuk menyerahkan 100 unit rumah terlebih dahulu pada bulan Mei.

Menteri PKP, Maruarar Sirait menjelaskan wartawan yang berpenghasilan maksimal Rp 12 juta untuk yang belum menikah dan Rp 13 juta untuk status menikah bisa mengikuti program ini.

BACA JUGA:TNI Rawan Kena Campur Tangan Politik atau Supremasi Sipil? Ini Kata Pengamat

BACA JUGA:IMF Sebut Ekonomi Indonesia Akan Melambat, Menko Airlangga Ungkap Strategi Pemerintah

"Jadi Rp12.000.000, saya mau transparan aja supaya nanti ga ada pertanyaan ya. Rp12.000.000 itu buat yang single ya Bu? Rp13.000.000 itu buat yang sudah menikah," ujar Menteri yang akrab disapa Ara di Kementerian PKP, Jakarta Pusat pada Selasa, 8 Maret 2025.

Adapun, kata Ara, program rumah subsidi ini menawarkan suku bunga tetap 5% dengan uang muka (DP) hanya 1%.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads