Fans ASEAN dan Eropa Borong Jersey Timnas Indonesia, Malaysia Makin Gigit Jari

Fans ASEAN dan Eropa Borong Jersey Timnas Indonesia, Malaysia Makin Gigit Jari

Fans ASEAN dan Eropa Borong Jersey Timnas Indonesia, Malaysia Makin Gigit Jari---Erspo

Bahkan salah satu outlet resmi di Plaza Senayan mencatat rekor penjualan jersey Timnas Indonesia terbanyak sepanjang sejarah mereka 12.000 potong dalam 48 jam, mereka mau belajar dan hafalkan lagu Indonesia Raya.

BACA JUGA:Peringatan Keras Erick Thohir ke Suporter Timnas Indonesia Saat Lawan China, Sebut-Sebut Laga Bahrain

Tidak hanya dalam hal menggunakan jersey, para pendukung asing juga secara kolektif mulai mempelajari lirik lagu kebangsaan Indonesia, "Indonesia Raya," di platform-platform media sosial seperti TikTok dan YouTube.

Trend hafal lirik Indonesia Raya Challenge kini telah menjadi viral, ribuan video muncul menunjukkan penggemar dari Vietnam, Singapura, bahkan Inggris dan Swedia yang menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia dengan pengucapan yang mengejutkan.

"Saya merinding saat menyanyikan bagian 'Hiduplah Indonesia Raya' di latihan koreografi kemarin ini. Ini bukan sekadar lagu, ini adalah perasaan," ujar Muhammad Abdurrahman, seorang penggemar asal Palestina yang datang bersama komunitas diaspora di Jakarta.

Stadion JBK telah dipenuhi dengan koreografi yang memukau, dan dunia sepakbola tidak berhenti hanya sampai di situ.

BACA JUGA:Sebuah Sejarah untuk INDONESIA! Inter Tebus Jay Idzes Jadi Bek Termahal, Skuad Timnas Bangga

Ratusan reporter dan YouTuber sepakbola dari berbagai belahan dunia mulai berdatangan untuk meliput laga ini.

Beberapa nama besar seperti James Horncastle dan Fabrizio Romano hadir langsung di Jakarta dengan satu tujuan, yaitu melihat fenomena supporter Indonesia yang kini viral di mana-mana.

"Saya pernah meliput El Clasico di Camp Nou, tapi apa yang saya saksikan di latihan koreografi GBK malam ini sungguh luar biasa. Rasanya seperti berada di pusat emosi sepakbola dunia," ujar Horncastle terkagum dengan rencana koreografi suporter Indonesia pada laga kontra Cina yang disebut sebagai proyek kolosal terbesar sepanjang sejarah Asia Tenggara dengan 35.000 lembar koreografi, 400 penari daerah, hingga 80 alat musik tradisional.

Atmosfer stadion dijamin akan memukau siapapun yang melihatnya.

Sementara itu, skuad Garuda kini menghadapi tekanan besar di lapangan, anak-anak asuh Patrick Kluivert bersama Alex Pastoor dan Denny Landzat tengah menatap laga penentuan hidup-mati di kualifikasi Piala Dunia 2026.

BACA JUGA:Eks Striker Timnas Buka-bukaan! Blunder STY Jadi Bahan Analisa Kluivert, Pascal Struijk ke Indonesia

Indonesia berpeluang besar lolos otomatis ke ronde ketiga dan mengunci status runner-up untuk pertama kalinya dalam sejarah.

"Kami siap, ini bukan tentang satu pertandingan, ini tentang sejarah, tentang impian kami untuk membawa Indonesia ke Piala Dunia," ujar bek Tanggo yang menjadi tumpuan Garuda.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads