AFC TUNDUK! Timnas Indonesia Diuntungkan Skandal Timur Tengah, Qatar Panik Usai ET Temui FIFA
AFC TUNDUK! Timnas Indonesia Diuntungkan Skandal Timur Tengah, Qatar Panik Usai ET Temui FIFA-@erickthohir-Instagram
JAKARTA, DISWAY.ID - Dunia sepak bola Asia tengah diguncang oleh dinamika politik internasional.
Konflik yang memanas antara Iran dan Israel kini mulai berdampak nyata pada agenda olahraga, termasuk kompetisi bergengsi seperti Piala Dunia 2026.
Namun, di tengah ketegangan ini, muncul angin segar bagi Timnas Indonesia.
AFC Tunda Kualifikasi Piala Asia Wanita
Konflik Iran-Israel yang kian memanas membuat Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memutuskan untuk menunda seluruh pertandingan Grup A Kualifikasi Piala Asia Wanita 2026.
Pertandingan yang awalnya dijadwalkan berlangsung di Amman, Yordania, pada 23 Juni–5 Juli 2025, dibatalkan karena situasi keamanan dan kendala logistik.
BACA JUGA:Bek Sayap Timnas Indonesia, Kevin Diks Dinominasikan Sebagai Kapten Borussia Monchengladbach
Hingga kini, belum ada lokasi baru yang diumumkan. Namun, AFC menargetkan seluruh pertandingan tetap rampung sebelum pengundian resmi turnamen pada 29 Juli 2025.
Imbas ke Kualifikasi Piala Dunia 2026: Indonesia Bisa Diuntungkan!
Kondisi politik yang tak stabil juga mengancam pelaksanaan ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, yang dijadwalkan digelar di Qatar dan Arab Saudi.
Lokasi kedua negara tersebut yang berdekatan secara geografis dengan Iran membuat kekhawatiran akan keamanan semakin meningkat.
Jika situasi memburuk, AFC bisa saja memindahkan venue pertandingan ke tempat yang lebih aman. Bahkan tidak menutup kemungkinan membatalkan status tuan rumah Qatar dan Arab Saudi.
Jika itu terjadi, Indonesia berpotensi mendapat keuntungan, terutama mengingat dugaan kecurangan yang pernah dialami saat menghadapi tim-tim dari Timur Tengah di laga sebelumnya.
Iran Terancam Dicoret dari Piala Dunia
Lebih lanjut, potensi sanksi terhadap Iran semakin menguat. Media Qatar bahkan menyebut kemungkinan Iran dicoret dari Piala Dunia 2026 sebagai "skandal terbesar yang mungkin terjadi".
Hal ini berkaitan dengan larangan masuk ke wilayah Amerika Serikat, negara tuan rumah Piala Dunia 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: