Bukan Pelatih! Erik ten Hag Pulang ke FC Twente Ambil Peran Mengejutkan
Erik ten Hag Resmi Kembali ke FC Twente, Mulai Babak Baru sebagai Direktur Teknik-@fctwente-Twitter X
BELANDA, DISWAY.ID - Setelah melewati periode sulit dan singkat bersama Bayer Leverkusen, Erik ten Hag akhirnya memastikan langkah baru dalam perjalanan kariernya di dunia sepak bola.
Mantan manajer Manchester United itu resmi kembali ke Belanda untuk bergabung dengan FC Twente, klub yang memiliki ikatan emosional kuat dalam hidupnya.
Namun kali ini, Erik Ten Hag tidak kembali sebagai pelatih di pinggir lapangan.
Mulai musim 2026/2027, pria berusia 55 tahun tersebut akan mengemban peran strategis sebagai Direktur Teknik FC Twente, menggantikan Jan Streuer yang telah menyatakan akan mengakhiri masa tugasnya pada akhir musim ini.
BACA JUGA:Bayer Leverkusen Akhirnya Ungkap Sosok Pengganti Erik Ten Hag, Lebih Bisa Diandalkan
Kembali ke Akar, Erik Ten Hag Pulang ke Klub Masa Kecil

Erik Ten Hag saat masih menukangi Manchester United--Twitter Transfers News Live @DeadlinedayLives
Bagi Erik ten Hag, FC Twente bukan sekadar klub profesional, melainkan bagian dari perjalanan hidupnya sejak usia muda.
Ia mengaku kepulangannya ke Enschede membawa perasaan emosional yang mendalam.
"Ini adalah perasaan yang sangat istimewa. Saya kembali ke FC Twente, klub yang sudah saya dukung sejak kecil di Stadion Het Diekman,” ungkap Ten Hag dalam pernyataan resmi klub.
Erik Ten Hag menegaskan bahwa kariernya, baik sebagai pemain maupun pelatih, berawal dari FC Twente. Oleh karena itu, kembali ke klub ini dalam peran penting di struktur manajemen dianggap sebagai momen yang sarat makna.
BACA JUGA:Erik Ten Hag Bantah Rumor Reuni dengan Antony di Bayer Leverkusen: Dia Seperti Anak Saya
Fokus Pengembangan Pemain dan Fondasi Jangka Panjang
Dalam peran barunya sebagai direktur teknik, Erik Ten Hag akan bertanggung jawab pada aspek teknis jangka panjang klub, mulai dari pengembangan pemain muda, pembentukan identitas permainan, hingga penguatan budaya profesional di lingkungan FC Twente.
“Dengan pengalaman saya dalam pengembangan talenta muda, pembangunan tim, dan budaya olahraga elit, saya ingin memperkuat fondasi teknis FC Twente bersama Dewan Pengawas, manajemen, dan seluruh staf,” jelasnya.
Ia berharap pendekatan tersebut mampu membawa FC Twente berkembang secara berkelanjutan dan konsisten sebagai kekuatan regional di sepak bola Belanda.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: