Inovasi RS Mandaya: Skema Khusus Pengobatan Sistemik untuk Pasien Kanker
Inovasi RS Mandaya: Skema Khusus Pengobatan Sistemik untuk Pasien Kanker---Dok. Istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID - Rumah Sakit (RS) Mandaya Royal Puri membuat skema khusus untuk para pasien kanker. Yaitu dengan menjalani pengobatan sistemik secara lebih terjangkau.
Dokter spesialis hematologi-onkologi medik (KHOM) dari RS Mandaya Royal Puri Dr. Aru Sudoyo mengatakan bahwa terapi sistemik seperti: kemoterapi imunoterapi, dan terapi target (targeted therapy) adalah jenis terapi kanker yang menggunakan obat-obatan untuk menyerang sel kanker dengan mekanisme yang berbeda-beda.
"Pada kemoterapi, obat akan menyerang sel yang tumbuh cepat, termasuk sel kanker. Namun pada kemoterapi, obat juga dapat merusak sel yang sehat," ujarnya, Selasa, 24 Juni 2025.
Sementara pada terapi imun atau imunoterapi, obat akan meningkatkan kerja sistem imun sehingga dapat menyerang sel kanker.
"Kemudian terapi target, obat yang ada akan menyerang sel kanker secara spesifik dengan cara mengenali protein yang ada dalam sel," urainya.
Terapi-terapi tersebut, kata Aru, biasanya harus dijalani selama beberapa siklus dalam jangka waktu tertentu.
"Hal ini kadang menjadi hambatan, karena tidak sedikit pasien kanker berhenti menjalani pengobatan di tengah jalan dengan berbagai alasan," urainya.
Termasuk kurangnya informasi, beralihnya pasien ke pengobatan alternatif, hingga persoalan biaya yang kurang terjangkau.
Sementara itu, Public Relation Mandaya Hospital Group Erwin Suyanto mengatakan, RS Mandaya Puri dan Roche Indonesia bekerjasama menghadirkan skema pengobatan khusus terkait keringanan biaya.
Memungkinkan pasien kanker payudara, kanker paru, kanker hati, dan kanker darah, mempermudah akses mendapatkan obat-obatan yang diperlukan selama terapi.
BACA JUGA:Daftar Fasilitas dan Biaya Rawat Inap di Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Paling Murah Rp400 Ribu!
Dengan adanya program kerja sama antara RS Mandaya Royal Puri dan Roche Indonesia ini, pihaknya berharap pasien yang menjalani terapi sistemik bisa menyelesaikannya hingga tuntas dan mendapatkan hasil pengobatan yang baik.
“Kami juga memikirkan aspek finansial pasien kanker yang menjalani terapi sistemik," jelas Erwin.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: