Minta BPOM Dibubarkan oleh Prabowo, Nikita Mirzani Dikritik Taruna Ikrar

Minta BPOM Dibubarkan oleh Prabowo, Nikita Mirzani Dikritik Taruna Ikrar

Kepala BPOM Prof. Dr. Taruna Ikrar, MD, PhD, dengan tegas menyatakan keberatannya terhadap kritikan Nikita Mirzani minta BPOM dibubarkan-disway.id/Hasyim Ashari-

"Unit pelaksanaan teknis kami sudah berupaya menjalankan tugas dari laporan siapa pun. Tidak harus artis. Masyarakat umum juga kita dengarkan dan kita tindaklanjuti,” kata Taruna Ikrar.

Pentingnya Keberadaan BPOM

BPOM memiliki tugas dan fungsi yang sangat luas, mulai dari pra-registrasi produk, pengujian laboratorium, pengawasan pasca-pasar, hingga penindakan terhadap produk ilegal dan berbahaya.

BACA JUGA:Cahaya Baru di Ujung Utara Sulawesi, Listrik Tenaga Surya PLN Terangi Pulau-Pulau di Sangihe

BACA JUGA:Capaian Pertanian Indonesia 2025: Produksi Beras Tertinggi di ASEAN, Serapan Bulog Tembus 2,6 Juta Ton

Keberadaan BPOM menjadi benteng terakhir bagi konsumen untuk memastikan produk yang mereka gunakan atau konsumsi telah memenuhi standar keamanan dan kualitas.

Meskipun kritik terhadap efektivitas dan transparansi BPOM sesekali muncul, umumnya hal tersebut diarahkan pada upaya penguatan, bukan pembubaran.

Pernyataan Nikita Mirzani ini dinilai beberapa pihak sebagai bentuk frustrasi pribadi yang tidak didasari pemahaman mendalam tentang peran dan fungsi kelembagaan negara.

Polemik ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk membuka diskusi lebih luas tentang bagaimana BPOM dapat ditingkatkan kinerjanya, tanpa harus mengorbankan keberadaan lembaga yang esensial ini bagi kesehatan masyarakat Indonesia.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads