Nestapa Misri di Pusaran Kasus Kematian Brigadir Nurhadi: Dulu Duta Inklusi Keuangan OJK, Kini Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Tersangka kasus pembunuhan Brigadir Muhammad Nurhadi, Misri Puspita Sari ditahan di Rutan Polda NTB-Dok. Yan Mangandar-
JAKARTA, DISWAY.ID - Mengawali karier di Dunia modeling, kehidupan Misri Puspita Sari (23) jadi berantakan gegara terseret kasus dugaan pembunuhan seorang anggota polisi bernama Brigadir Muhammad Nurhadi pada 16 April 2025 silam.
Liburan singkat di Gili Trawangan menjadi malapetaka usai pesta miras dan narkoba bersama rekannya Kompol made Yogi Purusa Utama dan Ipda Haris Chandra menjadi malapetaka.
BACA JUGA:Kenal di Instagram, Misri Rela Dibayar Rp10 Juta, Kompol Yogi Sempat Tolong Brigadir Nurhadi?
BACA JUGA:Kompolnas Monitoring Langsung Kasus Kematian Brigadir Nurhadi
BACA JUGA:Kompolnas Temui Istri Brigadir Nurhadi, Jamin Proses Hukum Kematian Suami Berjalan Adil
Misri yang merupakan siswa berprestasi asal Jambi kin terjerembab dalam pusaran misteri kematian Brigadir Nurhadi. Masa kecil Misri dihabiskan di Kelurahan Legok, Danau Sipin, Kota Jambi.
Sosok Misri bukanlah sosok asing di dunia modeling. Sejak taman kanak-kanak hingga SMA, ia tekun mengukir prestasi baik di bidang akademik dan non akademik.
Sejumlah penghargaan dan sertifikat banyak diraih Misri. Bahkan ia meraih gelar 'Duta Inklusi Keuangan' dari OJK hingga 'Gadis Photogenic'. Berangkat dari hal itu, Misri juga meraih penghargaan 'Bujang Gadis Kota Jambi' dan berbagai kontes modeling lainnya.
Tulang punggung keluarga
Sejak sang ayah meninggal dunia pada 2022, Misri menjadi tulang punggung keluarga. Ibu dan lima adiknya bergantung padanya. Sebagai anak sulung, Misri jadi tumpuan keuangan keluarganya di Jambi.
ia kerap mengirim uang kepada keluarga di Jambi dan membantu membiayai sekolah adik-adiknya. Kehidupannya pun tak lepas dari jejak digital.
Dia sempat mengunggah foto perayaan ulang tahunnya yang ke-23 di akun Threads pada 23 November 2024, dan terakhir aktif pada 8 Mei 2025.
Liburan Maut di Gili Trawangan
Tragedi ini bermula dari sebuah "liburan" yang ternyata berujung maut.
Fakta mengejutkan terungkap dari pengacara Misri, Yan Mangandar. Ia menyebut bahwa kliennya hanya diminta menemani Kompol Yogi liburan ke Gili Trawangan dan menerima bayaran Rp 10 juta.
Namun entah bagaimana, Misri justru terseret dan dituding sebagai salah satu pelaku pembunuhan Brigadir Nurhadi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: